PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Bengkulu meresmikan pengoperasian layanan drop tank untuk aktivitas bongkar muat kargo curah cair di Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu. Langkah ini diawali dengan pemuatan Palm Fatty Acid Distillate (PFAD) ke Kapal MT. SILKROAD 06 tujuan Jakarta yang berlangsung hingga Senin (11/5/2026).
Dilansir dari Money, Kapal MT. SILKROAD 06 telah bersandar sejak Kamis (7/5/2026) pukul 11.00 WIB untuk memulai proses distribusi tersebut. Inovasi metode ini melibatkan PT Olein Sawit Lestari selaku pengirim barang guna menggantikan pola konvensional yang dinilai memakan waktu lebih lama.
Sistem drop tank berfungsi sebagai penampungan sementara dari truk tangki sebelum muatan dipompa ke dalam kapal. Direktur Utama PTP Nonpetikemas Indra Hidayat Sani menyebutkan bahwa implementasi ini menjadi strategi perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan operasional pelabuhan melalui proses yang terukur.
ÔÇ£Implementasi layanan drop tank ini merupakan bagian dari program inovasi dan strategi perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan operasional pelabuhan,ÔÇØ kata Indra Hidayat Sani, Direktur Utama PTP Nonpetikemas.
Penerapan teknologi ini diharapkan mampu mempercepat alur logistik nasional, terutama untuk komoditas turunan kelapa sawit yang volumenya terus meningkat di wilayah Bengkulu.
ÔÇ£Hal ini sebagai upaya menghadirkan proses layanan curah cair yang lebih efektif, efisien, dan terintegrasi,ÔÇØ lanjut Indra Hidayat Sani, Direktur Utama PTP Nonpetikemas.
Sebelum diimplementasikan di Bengkulu, sistem serupa telah lebih dahulu beroperasi di Pelabuhan Pangkal Balam. Perusahaan menargetkan modernisasi ini dapat memperpendek waktu sandar kapal atau port stay secara signifikan.
Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Bengkulu Mochammad Choiron Yusuf menegaskan bahwa penggunaan pompa dan sistem distribusi yang terintegrasi menjadi kunci percepatan pemuatan komoditas cair di dermaga.
ÔÇ£Dengan dukungan peralatan seperti pompa dan sistem distribusi yang terintegrasi, proses pemuatan PFAD dapat dilakukan lebih cepat, sekaligus tetap mengedepankan aspek keselamatan dan lingkungan,ÔÇØ ujar Mochammad Choiron Yusuf, Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Bengkulu.
Selain faktor kecepatan, penggunaan drop tank juga memperkuat penerapan standar Health, Safety, Security, & Environment (HSSE). Sistem tertutup ini diklaim mampu meminimalisir risiko tumpahan muatan yang dapat mencemari lingkungan pelabuhan.
ÔÇ£Implementasi drop tank ini diharapkan menjadi awal dari pengembangan sistem operasional yang lebih modern dan berdaya saing di Pelabuhan Pulau Baai,ÔÇØ tegas Mochammad Choiron Yusuf, Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Bengkulu.