Seorang pria berusia sekitar 40 tahun ditemukan tewas dengan luka tusuk di kawasan Kompleks Permata atau Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Kamis (14/5/2026). Insiden maut ini diduga dipicu oleh perselisihan antara korban dan pelaku di pinggir jalan sebagaimana dilansir dari Megapolitan.
Aparat kepolisian segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya penemuan jenazah. Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah akibat luka senjata tajam setelah terlibat dalam pertikaian fisik dengan orang lain di wilayah Kedaung Kali Angke.
"Iya itu ditusuk, perkelahian, terus laporan dari warga sudah berdarah-darah, tewas korbannya satu orang," kata Gultom, Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Parman Gultom.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang berada di sekitar tempat kejadian perkara, peristiwa ini bermula dari adu mulut. Saksi mata melihat kedua pria tersebut sempat bertikai secara verbal sebelum akhirnya terjadi penusukan yang mengakibatkan hilangnya nyawa.
"Cekcok mulut sih awalnya kalau menurut keterangan saksi mereka ini," ujar Gultom.
Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengungkap motif di balik tindakan kriminal tersebut. Selain menggali keterangan saksi, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap rekaman kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di sekitar lokasi kejadian.
"Ini kami masih selidiki dulu, kami pendalaman dulu, belum bisa disimpulkan, pelaku masih dalam pengejaran," ucap Gultom.
Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara, petugas segera mengevakuasi jasad korban. Jenazah saat ini telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani proses autopsi guna keperluan penyelidikan kepolisian.