Seorang warga Surabaya bernama Mohammad Rizal Putra Hadi (35) harus bertahan hidup dengan satu ginjal setelah didiagnosis mengidap kanker ganas jenis sarkoma stadium empat. Kisah perjuangan ini dibagikan Rizal melalui akun TikTok @rizalfuel pada Rabu, 22 April 2026, yang dilansir dari Detik Health.
Rizal awalnya tidak merasakan gejala apa pun sebelum akhirnya mengalami nyeri hebat di perut bagian kanan yang menjalar hingga ke punggung. Kondisi tersebut memaksanya segera dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit karena rasa sakit yang tidak tertahankan.
"Beneran aku itu ngerasa kesakitannya, feeling ku waktu itu ya, kayak hampir pingsan, sampai aku nggak bisa ngapa-ngapain, tiduran aja," terang Rizal.
Pria tersebut menceritakan bahwa rasa sakit yang dialaminya begitu intens hingga ia kesulitan untuk bergerak menuju kamar mandi karena mual yang hebat.
"Mau ke kamar mandi pun itu aku beneran kayak merangkak. Dan aku rasanya itu mual banget," sambung Rizal.
Berdasarkan pemeriksaan awal di rumah sakit, dokter sempat menduga terdapat batu ginjal berukuran sekitar 3 cm. Namun, setelah melakukan CT scan lanjutan di rumah sakit lain, massa tersebut diketahui telah berkembang pesat menjadi 8 cm dalam kurun waktu kurang dari dua bulan.
"Dan akhirnya kelihatan, si (massa) berukuran 3 cm tadi itu berkembang jadi 8 cm. Akhirnya dokter bilang itu kanker ginjal dan nyaranin ginjal kananku buat diangkat," beber Rizal.
Rizal akhirnya menjalani prosedur pengangkatan ginjal kanan pada November 2025 ketika ukuran massa kanker telah mencapai kurang lebih 18 cm. Ia mengakui bahwa diagnosis kanker stadium empat tersebut memberikan dampak psikologis yang berat baginya.
"Perasaan aku kena kanker ginjal, jujur sedih banget. Kayak duniaku itu bener-beneran runtuh," ucap Rizal.
Penyakit yang diderita Rizal diidentifikasi sebagai sarkoma ginjal, sebuah jenis kanker jaringan lunak langka yang bermula dari jaringan ikat. Menurut data Cancer Research UK, kanker ini dapat menyerang otot, lemak, hingga pembuluh darah, dan dalam kasus Rizal, sel kanker telah menyebar hingga ke tulang panggul.
"Perawatannya bukan kemoterapi, tetapi minum obat rutin yang namanya votrient/pazopanib," pungkas Rizal.