Presiden Prabowo Berikan Taklimat pada Apel Dansat TNI 2026 di Sentul

Presiden Prabowo Berikan Taklimat pada Apel Dansat TNI 2026 di Sentul
Foto: Ilustrasi Presiden Prabowo Berikan Taklimat pada Apel Dansat TNI 2026 di Sentul.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan memberikan taklimat dalam acara Apel Komandan Satuan (Dansat) TNI Tahun 2026 yang digelar di Universitas Pertahanan (Unhan), Sentul, Jawa Barat, pada Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan arahan langsung kepada para perwira di lingkungan TNI.

Persiapan di lokasi acara telah dilakukan secara maksimal oleh pihak Unhan guna menyambut kedatangan Kepala Negara, sebagaimana dilansir dari Nasional melalui tayangan Sekretariat Presiden. Sejumlah perwira dari berbagai matra TNI terpantau sudah memadati ruang utama dengan mengenakan pakaian dinas lengkap masing-masing.

Suasana di area lobi gedung Universitas Pertahanan juga menampilkan deretan lukisan Presiden Indonesia terdahulu yang menyambut kedatangan para komandan satuan. Beberapa bingkai yang menonjol di antaranya adalah lukisan Soekarno, Soeharto, Susilo Bambang Yudhoyono, hingga Presiden saat ini, Prabowo Subianto.

Agenda penguatan institusi keamanan ini sejalan dengan pesan yang sempat diutarakan pemerintah pada awal tahun ini. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebelumnya telah memaparkan instruksi Presiden terkait penguatan postur pertahanan negara dalam pertemuan bersama jajaran pimpinan TNI dan Polri.

"Intinya agar masing-masing memperkuat postur pertahanan dan juga ada hal yang sangat penting sekali disampaikan tadi bahwa kekuatan bangsa ini terletak pada trust rakyat ya, kepada negara," kata Tito, Menteri Dalam Negeri.

Penegasan tersebut disampaikan Tito setelah menghadiri rapat pimpinan di Istana Kepresidenan Jakarta pada medio Februari lalu. Ia menekankan bahwa presiden menginginkan sinergi yang kuat agar aparat keamanan tetap menjaga kepercayaan publik dan berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.

"Jadi TNI dan Polri pun harus menjadi... TNI harus menjadi tentara rakyat, polisi pun harus menjadi polisi rakyat," ucap Tito, Menteri Dalam Negeri.

Artikel terkait

Rekomendasi