Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk sebagai Penghormatan Tokoh Buruh

Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk sebagai Penghormatan Tokoh Buruh
Foto: Ilustrasi Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk sebagai Penghormatan Tokoh Buruh.

Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5) untuk meresmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah. Peresmian ini bertujuan untuk mendokumentasikan rekam jejak dan perjuangan heroik tokoh buruh tersebut.

Dikutip dari Media Indonesia, Kepala Negara tiba di lokasi peresmian sekitar pukul 08.58 WIB dengan mengendarai mobil kepresidenan Maung Garuda. Kehadiran Presiden disambut oleh antusiasme warga yang telah memadati area tersebut sejak pagi hari.

Setibanya di Desa Nglundo, Presiden disambut oleh Andi Gani Nena Wea selaku Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI). Dalam agenda ini, Presiden didampingi oleh Mensesneg Prasetyo Hadi dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Langkah peresmian ini merupakan wujud nyata dari komitmen yang sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo pada puncak peringatan Hari Buruh Internasional di Monas, Jakarta, 1 Mei 2026 lalu.

Presiden menekankan bahwa pemberian penghormatan kepada Marsinah sangat penting, mengingat pemerintah telah menetapkannya sebagai Pahlawan Nasional. Museum ini menjadi simbol apresiasi negara terhadap dedikasi kaum buruh di Indonesia.

Sebagai informasi tambahan, Marsinah dikenal luas sebagai aktivis yang menjadi ikon keberanian dalam memperjuangkan keadilan bagi para pekerja. Keberadaan museum ini diharapkan mampu menjadi pusat edukasi terkait sejarah perburuhan nasional.

Ruang Nilai bagi Generasi Muda

Pembangunan Museum Pahlawan Nasional Marsinah juga dipandang memiliki nilai strategis oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Gubernur Khofifah Indar Parawansa sebelumnya menyebut bangunan ini sebagai sarana edukasi bagi kaum muda.

Khofifah menjelaskan bahwa fasilitas tersebut berfungsi sebagai "ruang nilai" yang bertujuan mewariskan semangat keteladanan dari sosok Marsinah kepada generasi penerus bangsa.

"Yang kita bangun bukan hanya gedung, tetapi juga ruang nilai. Di sinilah generasi muda bisa belajar tentang keberanian, kejujuran, dan keberpihakan pada keadilan yang diteladankan oleh Marsinah," kata Khofifah.

Pemerintah berharap nilai-nilai kemanusiaan yang diperjuangkan mendiang Marsinah tetap lestari. Fasilitas ini ditujukan untuk menginspirasi terciptanya iklim ketenagakerjaan yang lebih baik di masa mendatang.

Sebelumnya, proses pembangunan ini telah diawali dengan kegiatan ziarah dan peletakan batu pertama oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo pada akhir Desember 2025 lalu di lokasi yang sama.

Artikel terkait

Rekomendasi