Presiden Prabowo Subianto menegaskan kedudukan penting Pancasila sebagai konsensus agung yang mempersatukan kemajemukan Indonesia. Pernyataan ini disampaikan saat beliau memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Gedung Pancasila, Jakarta.
Dalam pidatonya, Presiden menyebutkan bahwa nilai-nilai Pancasila lahir dari perjalanan sejarah panjang dan akar budaya bangsa. Hal ini menjadi kunci bagi Indonesia untuk tetap utuh meski memiliki ribuan pulau dan ratusan suku bangsa.
Pancasila Sebagai Kesepakatan Kebangsaan
Presiden Prabowo menjelaskan bahwa Pancasila adalah kesepakatan nasional yang membuat beragam perbedaan bahasa dan budaya bisa menyatu. Tanpa adanya konsensus ini, sulit bagi bangsa sebesar Indonesia untuk hidup rukun dalam satu wadah negara.
Menurutnya, Pancasila bukan sekadar slogan yang diucapkan saat upacara atau dokumen sejarah yang statis. Ia merupakan pedoman hidup yang dinamis dalam mengatur tata kelola bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Beberapa poin penting mengenai fungsi Pancasila menurut Presiden Prabowo:
- Menjadi landasan utama dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman etnis dan budaya.
- Berperan sebagai pedoman kokoh dalam menghadapi ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global.
- Menjadi fondasi dasar dalam menyusun dan membangun sistem ekonomi nasional.
- Berfungsi sebagai instrumen perdamaian bagi bangsa Indonesia maupun di level dunia.
Implementasi nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi benteng bagi Indonesia saat menghadapi tantangan perang dagang dan ketidakstabilan internasional. Kehadiran Pancasila membuat Indonesia memiliki arah yang jelas dan tidak mudah terombang-ambing oleh pengaruh luar.
Mengenang Akar Sejarah 81 Tahun Silam
Peringatan tahun ini juga menjadi momen penting untuk merefleksikan kembali peristiwa 81 tahun yang lalu. Presiden mengingatkan kembali jasa Bung Karno yang pertama kali mencetuskan gagasan besar ini di depan sidang BPUPKI.
Presiden Prabowo menekankan bahwa gagasan yang disampaikan Presiden pertama RI tersebut telah menjadi falsafah negara yang tak tergantikan. Falsafah inilah yang hingga kini terus menghidupkan semangat nasionalisme di seluruh penjuru negeri.
Tema Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026
Pada tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia". Tema tersebut dianggap sangat relevan dengan situasi global yang saat ini penuh dengan tantangan dan konflik.
| Aspek Peringatan | Keterangan |
|---|---|
| Lokasi Upacara | Gedung Pancasila, Jakarta |
| Usia Pancasila | 81 Tahun (1945 - 2026) |
| Tema Utama | Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia |
| Tokoh Inspirator | Ir. Soekarno (Bung Karno) |
Tabel di atas merangkum rincian penting terkait pelaksanaan upacara dan esensi dari peringatan yang dipimpin oleh Presiden Prabowo. Melalui momentum ini, pemerintah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mengamalkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Presiden menutup amanatnya dengan menegaskan kembali bahwa sistem pembangunan ekonomi nasional juga harus selaras dengan nilai-nilai Pancasila. Hal ini dilakukan agar kesejahteraan yang dicapai bisa dirasakan secara adil oleh seluruh rakyat Indonesia.