Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyerahkan wewenang pemerintahan daerah kepada Wakil Gubernur Rano Karno sehubungan dengan rencana keberangkatannya ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji pada momen Idul Adha 1447 Hijriah, dilansir dari Megapolitan pada Senin (18/5/2026).
ÔÇ£Saya mau berangkat ibadah haji,ÔÇØ ucap Pramono, Gubernur DKI Jakarta.
Keberangkatan tersebut membuat Pramono harus meninggalkan sementara tanggung jawabnya di Jakarta. Masa perjalanan ibadah untuk menunaikan rukun Islam kelima tersebut dijadwalkan berlangsung selama sepuluh hari.
ÔÇ£21 Mei hingga 1 Juni (2026) saya berangkat,ÔÇØ lanjut Pramono, Gubernur DKI Jakarta.
Meskipun gubernur akan absen untuk sementara waktu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan bahwa segala bentuk persiapan terkait pelaksanaan ibadah kurban menjelang hari raya tetap berjalan tanpa hambatan. Koordinasi mengenai penyediaan hewan kurban dipastikan tetap berjalan di bawah pengawasan wakil gubernur.
ÔÇ£Ada kurban sudah disiapkan. Nanti sama pak wagublah,ÔÇØ ungkap Pramono, Gubernur DKI Jakarta.
Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada Idul Adha 1447 Hijriah, Perumda Dharma Jaya telah menyediakan stok sebanyak 900 ekor sapi. Seluruh hewan tersebut dipastikan aman karena telah melewati seleksi kesehatan yang ketat dari wilayah asal serta melalui proses karantina ulang.
ÔÇ£Setiap ekor sapi didatangkan dari wilayah yang telah terverifikasi dan wajib melewati proses karantina serta pemeriksaan ulang oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) Provinsi DKI Jakarta,ÔÇØ ujar Raditya Endra Budiman, Direktur Utama Perumda Dharma Jaya.
Badan usaha milik daerah ini juga memaksimalkan operasional Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Cakung di Jakarta Timur yang didukung oleh 100 personel, termasuk tim pengemas dan juru sembelih halal resmi. Saluran media sosial badan usaha tersebut juga disiapkan agar warga bisa memantau perkembangan harga dan ketersediaan stok.
ÔÇ£Melalui sistem layanan terpadu ini, kami memastikan aspek higienitas tetap terjaga mulai dari hulu hingga hilir. Selain itu, kami juga menjamin manajemen limbah hasil pemotongan dilakukan sesuai regulasi lingkungan hidup yang berlaku,ÔÇØ ujar Raditya Endra Budiman, Direktur Utama Perumda Dharma Jaya.
Kesiapan dalam menyambut hari raya Idul Adha tahun ini juga ditegaskan oleh pihak Sekretariat Daerah (Setda) DKI Jakarta. Fokus persiapan Pemprov DKI mencakup seluruh rangkaian acara mulai dari tata tertib ibadah hingga aspek kebersihan lingkungan saat pembagian daging.
ÔÇ£Pada prinsipnya kami menyiapkan sebaik-baiknya. Tidak hanya dari sisi kebutuhan hewan kurban, tetapi juga bagaimana penyelenggaraannya, mulai dari persiapan salat Id, proses pemotongan, hingga distribusi daging kepada masyarakat,ÔÇØ kata Suharini Eliawati, Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda DKI Jakarta.
Pemerintah daerah kemudian mengeluarkan imbauan kepada seluruh panitia kurban agar memanfaatkan wadah penampungan yang ramah lingkungan guna menekan volume sampah plastik. Para petugas pemotong hewan di lapangan juga diharapkan memiliki sertifikasi resmi demi memastikan seluruh proses sesuai ketentuan.