Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan fasilitas arena tinju serta area skatepark baru di bawah kolong Flyover Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (18/5/2026). Peresmian ini ditandai dengan aksi gubernur yang langsung naik ke atas ring untuk mencoba fasilitas olahraga tersebut.
Aktivitas olahraga tinju gratis bagi masyarakat itu sengaja dibangun sebagai wadah penyaluran energi positif warga, seperti dilansir dari Megapolitan. Di lokasi ini tersedia fasilitas berupa ring tinju berukuran sekitar 5,5 meter yang sudah dilengkapi sarana latihan pendukung seperti samsak.
Ketika meninjau lokasi, Pramono Anung sempat mengenakan sarung tinju merah untuk melakukan sparring ringan selama dua menit melawan Anggota DPRD DKI Jakarta Muhamad Thamrin. Mantan Sekretaris Kabinet tersebut tampak melayangkan kombinasi pukulan jab serta hook di tengah riuh dukungan dari komunitas tinju setempat.
ÔÇ£Saya terus terang sudah lama sekali enggak pernah tinju. Dan memang seumur hidup enggak pernah tinju,ÔÇØ ujar Pramono sambil tertawa.
Meskipun mengaku belum pernah bertinju sebelumnya, kekuatan fisik sang gubernur tetap terjaga berkat rutinitas berolahraga yang ketat di luar jam kerja pemerintahannya.
ÔÇ£Mungkin karena selama ini saya rajin olahraga. Minggu ini saya sepedaan 60 kilometer, hari Sabtu 60 kilometer, hari Minggu kemarin lari 5 kilometer,ÔÇØ ujar Pramono.
Pembangunan fasilitas di ruang publik ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kota Jakarta Timur bersama komunitas lokal dan dukungan program CSR. Pemerintah setempat sengaja merangkul kelompok pemuda yang sebelumnya sering terlibat dalam aksi kekerasan di jalanan.
ÔÇ£Waktu itu kita undang empat kelompok pemuda yang biasa tawuran. Akhirnya mereka berdialog dengan kita dan tercapai kesepakatan,ÔÇØ kata Munjirin, Wali Kota Jakarta Timur.
Keberadaan fasilitas ruang terbuka publik ini diklaim mulai memberikan dampak yang signifikan terhadap situasi keamanan dan ketertiban. Pihak pemerintah kota menyatakan bahwa angka kriminalitas jalanan berupa aksi tawuran remaja di kawasan Jakarta Timur kini mulai mengalami penurunan.