Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Yogyakarta akan diguyur hujan lebat pada Jumat (15/5/2026) malam pukul 23.00 WIB. Berdasarkan data teknis, curah hujan di kawasan Ngupasan diprediksi mencapai 9,06 mm dengan suhu udara berada di angka 26 derajat Celsius.
Kondisi atmosfer di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menunjukkan dinamika yang bervariasi sepanjang hari ini. Selain potensi hujan pada tengah malam, kelembapan udara tercatat sangat tinggi mencapai 95 persen, yang meningkatkan potensi udara kabur di beberapa titik pemukiman warga.
Masyarakat yang berencana melakukan aktivitas luar ruangan perlu memperhatikan "cuaca kota yogyakarta per jam" agar dapat mengantisipasi perubahan kondisi langit secara mendadak. Pasalnya, kondisi cuaca di DIY diperkirakan masih akan fluktuatif hingga beberapa hari ke depan akibat pengaruh dinamika atmosfer regional.
Secara umum, suhu udara di Kota Yogyakarta berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius. Periode awal pertengahan Mei ini didominasi oleh fenomena hujan ringan dan munculnya udara kabur pada waktu-waktu tertentu. Di Sleman, warga melaporkan adanya variasi cuaca dari berawan hingga hujan intensitas rendah.
Banyak warga mulai mencari informasi mengenai "suhu udara di sleman sekarang" menyusul kondisi yang terasa lebih gerah dari biasanya. Di Sleman sendiri, suhu diprediksi menyentuh 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi hingga 97 persen pada malam hari.
Wilayah Kulon Progo dan Bantul juga mengalami kondisi serupa dengan potensi kabut atau asap pada pagi hari. Di Bantul, suhu maksimal bisa mencapai 34 derajat Celsius, sementara di Gunungkidul suhu berkisar antara 22 hingga 34 derajat Celsius dengan kondisi dominan berawan sepanjang hari Jumat ini.
| Wilayah | Suhu (┬░C) | Kelembapan (%) | Kondisi Dominan |
|---|---|---|---|
| Kota Yogyakarta | 23ÔÇô34 | 62ÔÇô98 | Hujan Ringan / Udara Kabur |
| Sleman | 23ÔÇô33 | 64ÔÇô97 | Berawan / Hujan Ringan |
| Bantul | 22ÔÇô34 | 61ÔÇô99 | Udara Kabur / Kabut |
| Kulon Progo | 22ÔÇô33 | 71ÔÇô99 | Berawan / Kabut |
| Gunungkidul | 22ÔÇô34 | 67ÔÇô99 | Berawan / Udara Kabur |
Waspada Indeks UV Tinggi pada Akhir Pekan
Memasuki hari Sabtu (16/5/2026), masyarakat diimbau untuk mewaspadai kenaikan suhu dan indeks ultraviolet (UV). Data menunjukkan bahwa suhu tertinggi akan mencapai 31 derajat Celsius pada pukul 11.00 hingga 14.00 WIB, namun suhu yang dirasakan oleh tubuh (feel like) bisa mencapai 38 hingga 39 derajat Celsius.
Informasi mengenai "prakiraan indeks uv jogja besok siang" menjadi sangat krusial bagi warga yang beraktivitas di bawah terik matahari. Pada hari Sabtu dan Minggu, indeks UV diprediksi mencapai level 7 atau kategori risiko tinggi pada pukul 11.00 hingga 12.00 WIB.
Peningkatan indeks UV ini memerlukan perlindungan ekstra bagi kulit dan mata. Penggunaan tabir surya, topi, atau payung sangat disarankan bagi wisatawan maupun warga lokal yang berada di area terbuka pada jam-jam krusial tersebut untuk menghindari dampak buruk paparan radiasi matahari.
Kondisi Perairan dan Pesisir Selatan
BMKG juga merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Samudra Hindia selatan DIY yang berlaku mulai 15 Mei hingga 18 Mei 2026. Para nelayan dan pelaku wisata bahari diminta tetap waspada terhadap perubahan kecepatan angin dan tinggi gelombang yang mungkin terjadi selama periode ini.
Kondisi di pesisir selatan cenderung berawan dengan potensi hujan ringan di beberapa titik. Meski demikian, jarak pandang di laut mungkin akan terganggu oleh fenomena udara kabur yang juga diprediksi terjadi di daratan Kulon Progo dan Gunungkidul pada pagi hari.
Bagi warga yang sering bertanya "apakah hari ini di bantul akan hujan lebat", data menunjukkan potensi hujan paling signifikan justru terjadi pada Jumat malam. Sementara untuk Sabtu dan Minggu, cuaca cenderung lebih kering namun dengan kelembapan mencapai 100 persen pada dini hari.
- Selalu pantau informasi resmi melalui kanal komunikasi BMKG.
- Gunakan pelindung diri saat indeks UV berada pada level tinggi.
- Pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum menempuh perjalanan saat hujan lebat.
- Waspadai penurunan jarak pandang akibat udara kabur di wilayah pegunungan dan pesisir.
Secara berkala, "prakiraan cuaca diy seminggu ke depan" terus diperbarui untuk memberikan panduan bagi sektor pertanian dan pariwisata. Hingga berita ini disusun, belum ada peringatan dini cuaca ekstrem yang bersifat merusak, namun kewaspadaan terhadap hujan tengah malam di Kota Yogyakarta tetap menjadi prioritas bagi warga di bantaran sungai.