Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG memprakirakan hujan mengguyur wilayah Kota Surabaya, Jawa Timur, sejak malam hari hingga menjelang tengah malam pada Minggu (24/5/2026). Masyarakat diimbau untuk waspada mengingat intensitas hujan yang turun tergolong konstan dalam durasi yang cukup lama.
Berdasarkan data dari papan informasi cuaca berkala, hujan tercatat mulai membasahi sebagian besar wilayah Kota Pahlawan sejak pukul 19.52 WIB. Berdasarkan estimasi pemantauan satelit, kondisi basah ini diproyeksikan akan terus berlangsung secara kontinu hingga pukul 23.15 WIB.
Selain faktor curah hujan, indikator lingkungan di ibu kota Jawa Timur ini juga menunjukkan parameter yang kurang ideal. Kualitas udara di Surabaya dilaporkan masuk dalam kategori tingkat polusi tinggi, sehingga kondisinya dinilai tidak sehat bagi kelompok masyarakat yang sensitif.
Rincian Kondisi Cuaca Per Jam
Laporan dari saluran cuaca AccuWeather memperlihatkan bahwa pergerakan awan hujan di atas langit Surabaya bergerak lambat. Kondisi tersebut memicu durasi hujan menjadi lebih panjang dari biasanya untuk ukuran akhir bulan Mei.
Masyarakat yang masih beraktivitas di luar ruangan atau sedang dalam perjalanan pulang diharapkan menyiapkan pelindung diri. Para pengendara roda dua disarankan menyediakan jas hujan dan meningkatkan kewaspadaan karena jarak pandang yang menurun.
Berikut adalah tabel rincian prakiraan kondisi cuaca dan pergerakan suhu di Kota Surabaya untuk periode malam hari ini:
| Waktu (WIB) | Kondisi Cuaca | Tingkat Dampak |
|---|---|---|
| 19.52 | Hujan Ringan | Jalan Basah |
| 21.00 | Hujan Berlanjut | Genangan Air |
| 22.00 | Hujan Ringan | Jalan Basah |
| 23.15 | Berawan | Reda |
Imbauan Kesehatan Terkait Polusi Udara
Tingginya tingkat polusi udara di Surabaya saat ini memerlukan perhatian ekstra dari warga, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit pernapasan. Kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, dan penderita asma disarankan membatasi aktivitas luar ruangan.
Kombinasi antara udara berpolusi tinggi dan suhu dingin akibat guyuran hujan dapat memicu kerentanan fisik. Penggunaan masker medis yang standar sangat disarankan jika warga terpaksa harus beraktivitas di ruang terbuka pada malam ini.
Pihak berwenang setempat terus melakukan pemantauan berkala terhadap perkembangan cuaca dan kualitas udara di wilayah metropolitan ini. Langkah-langkah mitigasi terkait potensi genangan air di beberapa titik rawan banjir di Surabaya juga mulai disiagakan oleh petugas dinas terkait.