Badan Meteorologi, Climataologi, dan Geofisika memberikan informasi terbaru mengenai perubahan kondisi atmosfer di ujung selatan Pulau Sumatra. Kondisi ini memengaruhi tingkat kelembapan udara di wilayah tersebut.
Kondisi cuaca di beberapa wilayah utama Provinsi Lampung diprediksi akan didominasi oleh awan sejak pagi hingga malam hari, seperti dilansir dari Regional.
Data resmi BMKG menunjukkan bahwa cuaca berawan ini bakal merata di wilayah pusat pemerintahan maupun area pesisir selatan pada Rabu 20 Mei 2026.
Kota Bandar Lampung diprakirakan akan mengalami kondisi berawan sepanjang hari. Suhu udara di wilayah ini berkisar antara 24-29 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan mencapai 78-97 persen.
Sementara itu, wilayah Lampung Selatan juga diprediksi berawan dengan rentang suhu yang sama, yaitu 24-29 derajat Celcius. Namun, tingkat kelembapan di area pesisir ini lebih tinggi, berkisar antara 78-99 persen.
Antisipasi Dampak Tingkat Kelembapan Udara yang Tinggi
Masyarakat diimbau untuk memberikan perhatian khusus terhadap kondisi udara yang sangat lembap ini. Kelembapan tinggi di dalam bangunan berisiko memicu pertumbuhan jamur pada dinding serta pakaian.
Selain masalah kebersihan rumah, kelembapan yang tinggi berpotensi mengganggu sistem pernapasan warga. Khususnya bagi individu yang memiliki sensitivitas saluran napas.
Warga disarankan untuk memaksimalkan sirkulasi udara di dalam rumah ketika matahari mulai muncul. Penggunaan alat penyerap kelembapan juga menjadi solusi efektif untuk ruangan yang tertutup.
Asupan air minum harian harus tetap terpenuhi dengan baik. Udara lembap membuat tubuh memproduksi keringat lebih banyak namun sulit menguap, sehingga rentan memicu dehidrasi tanpa disadari.