Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data prakiraan cuaca untuk wilayah Kalimantan Timur pada Senin, 11 Mei 2026. Wilayah ini diprediksi akan mengalami variasi cuaca mulai dari hujan intensitas ringan, kondisi berawan, hingga munculnya fenomena kabut.
Sejumlah kota besar seperti Balikpapan, Samarinda, dan Bontang diperkirakan bakal diguyur hujan ringan, dikutip dari Regional. Suhu udara di wilayah-wilayah pesisir dan pusat kota tersebut diprediksi bertahan pada rentang 24 hingga 31 derajat Celsius.
Kawasan Penajam Paser Utara, yang kini menjadi lokasi penting pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), diprediksi akan didominasi oleh cuaca berawan sepanjang hari. Suhu di area ini diperkirakan stabil antara 23 sampai 31 derajat Celsius.
Kondisi berbeda dilaporkan akan terjadi di Berau yang berpotensi mengalami fenomena udara kabur. Sementara itu, wilayah Kutai Timur perlu mewaspadai munculnya kabut atau asap yang dapat memengaruhi jarak pandang di lapangan.
Tingginya kelembapan udara di sebagian besar wilayah Kalimantan Timur menjadi pemicu dominasi hujan ringan. Fenomena atmosfer ini menuntut masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi secara mendadak.
BMKG juga mencatat suhu terendah mencapai 20 derajat Celsius yang diprediksi terjadi di wilayah Mahakam Ulu. Sebaliknya, suhu tertinggi di provinsi ini diperkirakan menyentuh angka 32 derajat Celsius, khususnya di kawasan Kutai Kartanegara.
| Wilayah | Kondisi Cuaca | Suhu Udara |
|---|---|---|
| Paser | Berawan | 23ÔÇô30 ┬░C |
| Kutai Kartanegara | Hujan Ringan | 24ÔÇô32 ┬░C |
| Berau | Udara Kabur | 23ÔÇô31 ┬░C |
| Kutai Barat | Hujan Ringan | 24ÔÇô31 ┬░C |
| Kutai Timur | Kabut/Asap | 24ÔÇô31 ┬░C |
| Penajam Paser Utara | Berawan | 23ÔÇô31 ┬░C |
| Mahakam Ulu | Hujan Ringan | 20ÔÇô28 ┬░C |
| Kota Balikpapan | Hujan Ringan | 24ÔÇô31 ┬░C |
| Kota Samarinda | Hujan Ringan | 24ÔÇô30 ┬░C |
| Kota Bontang | Hujan Ringan | 24ÔÇô30 ┬░C |
Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca secara berkala. Hal ini penting untuk mendukung kelancaran aktivitas luar ruangan, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami gangguan jarak pandang akibat kabut maupun hujan.