Presiden Prabowo Subianto Tinjau Museum Marsinah di Nganjuk

Presiden Prabowo Subianto Tinjau Museum Marsinah di Nganjuk
Foto: Ilustrasi Presiden Prabowo Subianto Tinjau Museum Marsinah di Nganjuk.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Museum Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu (16/5). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau jejak sejarah serta barang-barang peninggalan pahlawan buruh tersebut.

Langkah peninjauan ini dilakukan setelah Marsinah secara resmi menyandang gelar sebagai Pahlawan Nasional. Agenda kepresidenan ini dipantau langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto demi memastikan pengamanan wilayah.

Kunjungan kepala negara ini didampingi oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, seperti dilansir dari Media Indonesia. Andi Gani memberikan pemaparan mendalam mengenai berbagai artefak perjuangan, termasuk dokumen tuntutan kenaikan upah pokok tahun 1993.

"Sejarah luar biasa untuk buruh Pak," ujar Andi Gani, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).

Andi Gani juga menyampaikan apresiasi atas keputusan kepresidenan yang menetapkan aktivis perempuan tersebut sebagai tokoh perjuangan nasional pada 10 November 2025 lalu.

"Bapak sudah meletakkan dasar yang sangat luar biasa untuk gerakan buruh Indonesia," tambah Andi Gani, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).

Sejumlah pejabat negara turut hadir mendampingi presiden, di antaranya Menko Polkam Djamari Chaniago, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menlu Sugiono, dan Menaker Yassierli. Selain itu, tampak hadir Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, serta Seskab Teddy Indra Wijaya.

Berdasarkan catatan sejarah, Marsinah memimpin aksi pemogokan ratusan buruh demi menuntut upah minimum pada Mei 1993 sebelum dinyatakan hilang dan ditemukan meninggal dunia dengan luka penganiayaan berat. Saat ini, Museum Marsinah diproyeksikan pemerintah menjadi pusat edukasi perlindungan hak pekerja.

Artikel terkait

Rekomendasi