Presiden Prabowo Subianto Minta Rakyat Bangga dan Optimistis Hadapi Negara Lain

Presiden Prabowo Subianto Minta Rakyat Bangga dan Optimistis Hadapi Negara Lain
Foto: Ilustrasi Presiden Prabowo Subianto Minta Rakyat Bangga dan Optimistis Hadapi Negara Lain.

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan seluruh masyarakat Indonesia untuk menyadari besarnya kekayaan yang dimiliki oleh tanah air. Kepala Negara menegaskan bahwa bangsa ini tidak boleh tunduk atau merasa rendah diri saat berhadapan dengan negara lain.

Pesan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya saat menghadiri Rapat Paripurna DPR RI, seperti dikutip dari Investor Daily. Agenda utama rapat di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta pada Rabu (20/5/2026) tersebut berkaitan dengan pemaparan APBN.

"Hendaknya jangan kita terlalu kagum kepada bangsa-bangsa yang kayanya dari merampas kekayaan bangsa-bangsa lain. Janganlah kita rendah diri, janganlah kita selalu mengagumi apa yang mereka ajarkan kepada kita, padahal mereka sendiri tidak menjalankan apa yang mereka ajarkan," ujar Prabowo di hadapan para anggota dewan, Rabu.

Walaupun melayangkan kritik tajam, Prabowo Subianto menyatakan bahwa dirinya tidak berniat mengajak masyarakat untuk membenci negara asing. Sebaliknya, ia menitikberatkan pentingnya belajar dari sejarah agar pemimpin dan rakyat memiliki rasa bangga yang kokoh terhadap tanah air.

"Saya tidak mengajak kita untuk membenci siapa pun, saya tidak mengajak untuk membenci bangsa lain, tidak. Bahkan saya mengajak belajar, tetapi kita harus belajar dari sejarah," tegasnya.

Selain memberikan suntikan motivasi nasionalisme, Presiden Prabowo Subianto juga memaparkan sejumlah indikator utama dalam dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun Anggaran 2027.

Pemerintah membidik target pendapatan negara pada APBN 2027 berada di kisaran 11,82% hingga 12,40% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

"Saudara-saudara sekalian, sekarang izinkanlah saya menyampaikan angka-angka kunci dari KEM-PPKF tahun 2027. Pertama, pendapatan negara dalam APBN 2027 kami targetkan mencapai kisaran 11,82% hingga 12,40% dari Produk Domestik Bruto kita," jelas Prabowo.

Sementara itu, guna mendukung eksekusi berbagai program prioritas pemerintah, belanja negara direncanakan berada pada kisaran 13,62% hingga 14,80% dari PDB. Di akhir pemaparannya, Prabowo menegaskan Kabinet Merah Putih tetap berkomitmen menjaga kesehatan fiskal negara dengan mengendalikan defisit anggaran pada level yang aman.

Retorika mengenai kemandirian bangsa dan kritik terhadap standar ganda negara-negara Barat merupakan ciri khas dari haluan politik luar negeri dan ekonomi yang sering digaungkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Sejak masa kampanye hingga resmi memimpin pemerintahan, Prabowo konsisten membawa narasi ekonomi nasionalisme yang menekankan bahwa Indonesia harus berhenti menjadi penonton di tanahnya sendiri.

Penyisipan pesan kebangsaan ini di dalam sidang formal KEM-PPKF RAPBN 2027 seolah menjadi landasan filosofis bagi arah kebijakan fiskal pemerintah. Dengan menargetkan postur belanja negara hingga 14,80% dari PDB, pemerintah berusaha membuktikan pengelolaan kekayaan alam yang optimal, melalui kebijakan seperti hilirisasi komoditas dan swasembada, dapat mendanai pembangunan nasional secara mandiri tanpa harus terlalu bergantung pada skema dikte atau bantuan finansial dari negara-negara maju.

Artikel terkait

Rekomendasi