Prabowo Subianto Lantik Jumhur Hidayat Jadi Menteri Lingkungan Hidup

Prabowo Subianto Lantik Jumhur Hidayat Jadi Menteri Lingkungan Hidup
Foto: Ilustrasi Prabowo Subianto Lantik Jumhur Hidayat Jadi Menteri Lingkungan Hidup.

Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi melantik aktivis buruh Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup (LH) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (27/4/2026). Penunjukan ini menandai masuknya figur aktivis dalam jajaran kabinet pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

Dilansir dari Nasional, Jumhur hadir di lokasi pelantikan didampingi oleh istri dan anaknya. Ia terlihat mengenakan setelan jas hitam dengan paduan dasi biru muda, selaras dengan busana yang dikenakan oleh tokoh-tokoh lain yang turut dilantik dalam kesempatan tersebut.

Terkait rekam jejak finansialnya, Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada situs resmi KPK mencatat Jumhur telah dua kali melaporkan kekayaan. Laporan tersebut dibuat saat dirinya menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) periode 2007-2014.

Pada pelaporan perdana tertanggal 5 Desember 2007, harta kekayaannya tercatat mencapai Rp 2,2 miliar atau tepatnya Rp 2.278.228.959. Namun, dalam laporan terakhir pada 19 Mei 2014, nilai harta kekayaan Jumhur tercatat mengalami penyusutan hingga menyentuh angka minus Rp -3.371.509.761.

Mengenai fokus kerja barunya, Jumhur menekankan bahwa sektor lingkungan hidup memiliki tumpukan persoalan yang memerlukan penanganan segera dan kerja keras dari seluruh pihak terkait. Salah satu isu krusial yang dianggapnya mendesak adalah manajemen persampahan di Indonesia.

"Menteri LHK banyak tugas dan harus kita tuntas kerja keras. Oh banyak, sudah. Yang paling di depan mata ya soal sampah apa semua ya. Terus kita harus keep up juga dengan isu-isu atau kesepakatan internasional secara bertahap kita harus penuhi, kira-kira gitulah," kata Jumhur, Menteri LH.

Sebelum prosesi pengambilan sumpah jabatan berlangsung, Jumhur sempat mengutarakan bahwa dirinya telah menyusun rencana program kerja. Meski demikian, ia mengaku awalnya belum mengetahui secara spesifik posisi apa yang akan dipercayakan kepadanya dalam perombakan kabinet ini.

"Ya, hadir ada pelantikan. Pelantikan apanya belum tahu," ujar Jumhur, Menteri LH.

Artikel terkait

Rekomendasi