Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menunaikan salat Idulfitri di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada Sabtu (21/3/2026) esok hari. Dilansir dari Investortrust, rencana ini menyusul keberangkatan Kepala Negara menuju Sumatra Utara pada Jumat (20/3/2026) sore untuk merayakan momen akhir Ramadan 1447 Hijriah.
Sebelum bertolak ke wilayah Sumatra, Prabowo membagikan momen kebersamaan dengan Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto dan putranya, Didit Hediprasetyo, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Foto yang diunggah bertepatan dengan 30 Ramadan 1447 Hijriah tersebut memperlihatkan mereka sedang duduk bersama di satu meja.
Kepala Negara menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran menjalankan ibadah selama satu bulan penuh dan kesiapan menyambut hari kemenangan.
"Alhamdulillah, 30 hari Ramadan telah kita lalui dengan penuh keimanan. Kini kita sambut hari kemenangan dengan hati yang bersih," tulis @prabowo.
Melalui unggahan tersebut, Prabowo juga turut menyertakan foto kucing peliharaannya, Bobby Kertanegara, yang tampak ikut berkumpul di atas meja. Ia menyertakan harapan untuk dapat dipertemukan kembali dengan bulan suci pada masa mendatang.
"Semoga kita diberi kesempatan untuk bertemu kembali dengan Ramadan di tahun mendatang. Selamat berkumpul bersama keluarga dan orang-orang tercinta," kata Prabowo.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi rincian agenda perjalanan Presiden selama masa libur Idulfitri ini. Rombongan kepresidenan diketahui lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 15.00 WIB menuju Medan.
"Iya betul, Pak Presiden akan malam takbiran di Sumatra Utara dan insyaallah akan salat Idulfitri di Aceh besok pagi," kata Seskab Teddy Indra Wijaya.
Presiden mendarat di Pangkalan TNI AU Soewondo, Kota Medan, dengan didampingi sejumlah pejabat negara. Setelah melaksanakan salat Idulfitri di Aceh esok hari, agenda akan dilanjutkan dengan sesi halalbihalal bersama warga setempat.
Beberapa pejabat yang turut mendampingi dalam penerbangan tersebut adalah Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.