Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan perombakan atau reshuffle kabinet untuk kelima kalinya pada Senin, 27 April 2026 di Indonesia. Langkah ini diambil guna mengisi berbagai posisi strategis di tingkat kementerian serta lembaga negara guna memperkuat kinerja pemerintahan.
Penataan ulang jajaran pembantu presiden ini menjadi perhatian publik mengingat intensitas perubahan yang dilakukan sejak awal masa jabatan. Dilansir dari Suara, agenda perombakan susunan menteri dan pejabat negara tersebut dilaksanakan secara bertahap sesuai kebutuhan organisasi pemerintahan.
Berdasarkan catatan riwayat jabatan, Prabowo telah melaksanakan empat kali perombakan kabinet sejak resmi dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2024. Proses pengisian jabatan ini mencakup posisi menteri, wakil menteri, hingga pimpinan lembaga tinggi negara.
Data yang dihimpun menunjukkan bahwa reshuffle perdana atau Jilid I berlangsung pada 19 Februari 2025. Pada fase tersebut, fokus utama perubahan menyasar sektor pendidikan tinggi dan badan pengawas keuangan.
| Jabatan | Nama Pejabat | Keterangan |
|---|---|---|
| Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi | Brian Yuliarto | Menggantikan Satryo Soemantri Brodjonegoro |
| Kepala BPKP | Muhammad Yusuf Ateh | - |
| Wakil Kepala BPKP | Agustina Arumsari | - |
| Kepala BPS | Amalia Adininggar Widyasanti | - |
| Wakil Kepala BPS | Sonny Harry Budiutomo | - |
| Menteri Keuangan | Purbaya Yudhi Sadewa | Menggantikan Sri Mulyani |
| Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Kepala BP2MI | Mukhtarudin | Menggantikan Abdul Kadir Karding |
Perombakan kedua kemudian menyusul pada 8 September 2025 dengan fokus pada sektor ekonomi dan kementerian baru. Dalam periode tersebut, posisi Menteri Keuangan mengalami pergantian dari Sri Mulyani kepada Purbaya Yudhi Sadewa.
Hanya berselang sembilan hari setelah perombakan kedua, Presiden kembali melakukan langkah serupa melalui Reshuffle Jilid III pada 17 September 2025. Rentetan perubahan ini menunjukkan dinamika penguatan struktur kabinet dalam masa kepemimpinan Prabowo Subianto.