Prabowo Subianto dan Vladimir Putin Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Prabowo Subianto dan Vladimir Putin Perkuat Kerja Sama Sektor Energi
Foto: Ilustrasi Prabowo Subianto dan Vladimir Putin Perkuat Kerja Sama Sektor Energi.

Presiden RI Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow, Rusia, pada Senin, 13 April 2026, guna memperkuat kemitraan strategis. Pertemuan ini difokuskan pada upaya menghadapi tekanan ekonomi global akibat gejolak di Timur Tengah.

Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan langkah intensif untuk memperdalam kolaborasi kedua negara. Berdasarkan laporan dari Kompas, salah satu poin krusial yang dibahas adalah respons terhadap situasi geopolitik yang membebani ekonomi dunia.

Pengalihan fokus pada sumber daya baru menjadi salah satu agenda utama dalam pembicaraan di Moskow tersebut. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memitigasi dampak gangguan logistik internasional.

"Juga membahas mengenai potensi-potensi kerja sama dalam rangka mencari sumber energi alternatif," ujar Sugiono, Menteri Luar Negeri, Rabu (22/4/2026).

Langkah percepatan transisi dari energi fosil menuju energi terbarukan ditegaskan sebagai program prioritas yang sudah direncanakan sejak awal. Konflik yang terjadi di Timur Tengah saat ini dipandang sebagai faktor pendorong untuk menyegerakan transformasi sektor energi nasional.

Pemerintah menargetkan ketersediaan energi dengan harga yang tetap terjangkau bagi masyarakat untuk menjaga stabilitas kegiatan ekonomi. Selain energi, kedua pemimpin negara juga menaruh perhatian besar pada sektor ketahanan pangan yang terdampak dinamika global.

"Presiden Prabowo dan Presiden Putin juga berbicara mengenai penguatan kerja sama di berbagai sektor, di antaranya adalah pertanian, karena pertanian juga merupakan sektor yang terimbas dari situasi yang terjadi di Timur Tengah saat ini," ujar Sugiono, Menteri Luar Negeri.

Terdapat kendala logistik di Selat Hormuz yang memicu kelangkaan pupuk di berbagai belahan dunia, meskipun Sugiono memastikan kondisi stok pupuk di dalam negeri masih aman. Diskusi antarpemimpin ini juga mencakup perluasan kolaborasi pada bidang sains, teknologi, hingga eksplorasi antariksa.

Rusia diposisikan sebagai salah satu mitra strategis utama bagi Indonesia, di mana hubungan bilateral kedua negara tercatat mengalami peningkatan signifikan sepanjang tahun 2025.

Artikel terkait

Rekomendasi