Presiden Prabowo Subianto meresmikan pengangkatan Hanif Faisol sebagai Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan dalam upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (27/4/2026). Dilansir dari Nasional, Hanif sebelumnya mengemban amanah sebagai Menteri Lingkungan Hidup dalam susunan Kabinet Merah Putih.
Perubahan posisi ini didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 51/P Tahun 2026. Regulasi tersebut mengatur tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri serta Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan periode 2024-2029.
Prosesi dimulai dengan pembacaan surat keputusan yang dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan. Presiden Prabowo memandu langsung pembacaan naskah sumpah yang diikuti secara khidmat oleh Hanif Faisol beserta pejabat negara lainnya yang turut dilantik pada hari yang sama.
"Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada, UUD Negara RI tahun 1945, serta akan menjalankan peraturan perundang-undangan, dengan selurus-lurusnya, demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara, bahwa saya, dalam menjalankan tugas jabatan, akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja sebai-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab," ujar Prabowo diikuti Hanif.
Hanif Faisol merupakan birokrat kelahiran Bojonegoro, Jawa Timur, 21 Maret 1971, yang memiliki latar belakang pendidikan kuat di sektor kehutanan. Ia merupakan lulusan sarjana dan magister Universitas Lambung Mangkurat, serta telah menyelesaikan studi doktoral di Universitas Brawijaya.
Perjalanan kariernya dimulai sebagai staf di Kalimantan Selatan melalui program ikatan dinas Departemen Kehutanan pada tahun 1993. Seiring waktu, ia menduduki berbagai posisi strategis, termasuk menjabat sebagai Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan pada rentang waktu 2016 hingga 2020.
Di level pusat, Hanif pernah dipercaya menjadi Sekretaris Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan (PKTL) pada 2020-2023. Sebelum masuk ke jajaran menteri, ia sempat mengemban tugas sebagai Direktur Jenderal PKTL di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Salah satu pencapaian Hanif yang menonjol adalah inisiasi program Revolusi Hijau saat bertugas di Kalimantan Selatan. Kontribusi tersebut membuatnya mendapatkan penghargaan kenaikan pangkat luar biasa dari pemerintah pada tahun 2019.