Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Dudung Abdurrahman sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) di Jakarta pada Senin (27/4/2026). Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) tersebut sebelumnya mengemban amanah sebagai Penasehat Khusus Presiden bidang Pertahanan sebelum akhirnya ditunjuk memimpin KSP.
Berdasarkan informasi yang dilansir dari Nasional, pelantikan ini dilakukan bersamaan dengan sejumlah pejabat negara lainnya. Penunjukan Dudung didasarkan pada rekam jejaknya di militer, termasuk posisi strategis sebagai Pangkostrad dan Pangdam Jaya sebelum menjabat KSAD periode 2021-2023.
Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diserahkan ke KPK pada 20 Januari 2025 menunjukkan Dudung memiliki total kekayaan senilai Rp13.327.295.131. Mayoritas asetnya berupa tanah dan bangunan senilai Rp8,8 miliar yang tersebar di wilayah Magelang, Bandung, dan Subang.
Selain properti, Dudung melaporkan kepemilikan alat transportasi senilai Rp1,1 miliar yang mencakup tiga unit mobil dan satu unit motor. Rincian kendaraan tersebut terdiri dari Toyota Veloz, Toyota Fortuner, Toyota Corolla Cross, dan satu unit Honda PCX.
Data kekayaan tersebut juga mencatat kepemilikan harta bergerak lainnya sebesar Rp1,5 miliar serta kas dan setara kas senilai Rp1,8 miliar. Dalam laporan tersebut, Dudung tercatat tidak memiliki surat berharga, utang, maupun jenis harta lainnya.
Bersamaan dengan Dudung, Presiden Prabowo juga melantik lima pejabat lainnya untuk mengisi kursi kabinet dan badan pemerintah. Nama-nama tersebut meliputi Hanif Faisol, Jumhur Hidayat, M Qodari, Hasan Nasbi, dan Abdul Kadir Karding yang mengisi berbagai posisi kementerian serta badan negara.
| Nama Pejabat | Jabatan Baru |
|---|---|
| Dudung Abdurrahman | Kepala Staf Kepresidenan |
| Hanif Faisol | Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan |
| Jumhur Hidayat | Menteri Lingkungan Hidup |
| M Qodari | Kepala Badan Komunikasi Pemerintah |
| Hasan Nasbi | Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi |
| Abdul Kadir Karding | Kepala Badan Karantina Indonesia |
Dudung Abdurrahman sendiri lahir di Bandung pada 19 November 1965 dan merupakan lulusan Akademi Militer angkatan 1988. Karier panjangnya di lingkungan TNI kini berlanjut ke birokrasi pemerintahan sebagai pimpinan staf kepresidenan di bawah arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.