Presiden Prabowo Subianto melaksanakan kunjungan kerja ke Pulau Miangas, Sulawesi Utara, pada Sabtu (9/5) untuk meninjau kondisi fasilitas umum di wilayah terluar Indonesia tersebut. Dalam agenda ini, Kepala Negara memantau langsung sarana kesehatan, ketersediaan air bersih, sekolah, hingga jaringan komunikasi bagi penduduk setempat.
Kehadiran rombongan kepresidenan di wilayah paling utara Nusantara ini bertujuan untuk memastikan pembangunan dan pelayanan publik berjalan optimal di beranda terdepan. Dilansir dari Detik Oto, informasi kunjungan ini pertama kali dipublikasikan oleh akun resmi Sekretariat Kabinet melalui saluran komunikasi digital.
"Presiden Prabowo juga membawa enam menteri dari Jakarta serta beberapa pejabat terkait lainnya untuk menyapa dan membangun pulau tersebut. Miangas, pulau paling luar Indonesia, beranda terdepan Nusantara yang warganya sangat ramah dan cinta Tanah Air," tulis akun Sekretariat Kabinet.
Rombongan pemerintah pusat tersebut menaruh perhatian pada pulau seluas 3,5 kilometer persegi yang lokasinya secara geografis lebih dekat ke Filipina dibandingkan Kota Manado. Saat ini, tercatat ada 823 penduduk yang mendiami wilayah tersebut, termasuk di antaranya 143 anak sekolah.
Setibanya di bandara, Prabowo Subianto tidak menggunakan kendaraan Maung Garuda berkelir putih yang biasa digunakannya di Jakarta. Alih-alih kendaraan premium, Presiden justru menumpangi Maung MV3 Komando yang memiliki desain kotak maskulin dengan bendera merah putih terpasang pada bagian kap mobil berplat 'Indonesia'.
Secara teknis, kendaraan taktis buatan Pindad ini mengusung konfigurasi 4x4 dengan kapasitas empat penumpang. Berdasarkan data teknis dari produsen, mobil ini dibekali mesin yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 199 dk dengan torsi maksimal mencapai 411 Nm.
Kecepatan tertinggi kendaraan multifungsi ini diklaim mencapai 100 kilometer per jam. Berbeda dengan unit reguler, unit yang digunakan untuk pengamanan presiden telah dilengkapi dengan spesifikasi khusus yang mencakup teknologi perlindungan antipeluru serta antiledakan guna menjamin keselamatan pimpinan negara.