Prabowo Subianto Jadwalkan Kunjungan Kenegaraan Kembali ke Prancis

Prabowo Subianto Jadwalkan Kunjungan Kenegaraan Kembali ke Prancis
Foto: Ilustrasi Prabowo Subianto Jadwalkan Kunjungan Kenegaraan Kembali ke Prancis.

Menteri Luar Negeri Sugiono mengonfirmasi rencana Presiden RI Prabowo Subianto untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Prancis dalam waktu dekat. Penguatan hubungan bilateral menjadi tujuan utama kunjungan tersebut, sebagaimana dilaporkan melalui Breaking News KompasTV pada Rabu (22/4/2026).

Kepastian mengenai agenda perjalanan ini muncul setelah adanya pembahasan antara Presiden Prabowo dan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada pertemuan sebelumnya. Dilansir dari Kompas, lawatan terakhir Kepala Negara ke Prancis telah berlangsung pada Selasa (15/4/2026) pekan lalu.

"Rencana kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Prancis yang akan dilakukan dalam waktu dekat," ujar Sugiono, Menteri Luar Negeri.

Kedekatan personal antara kedua pemimpin negara dianggap sebagai landasan kuat untuk meningkatkan status kemitraan menjadi lebih komprehensif. Sugiono menekankan bahwa cakupan kerja sama yang lebih luas saat ini tengah dimatangkan oleh otoritas kedua negara untuk memperkuat posisi strategis Indonesia.

Sektor pertahanan menjadi salah satu poin krusial yang dibahas, mengingat Indonesia telah melakukan pengadaan sejumlah alat utama sistem senjata dari Prancis. Fokus pembicaraan juga diarahkan pada peningkatan kemampuan sumber daya manusia Indonesia dalam mengelola teknologi militer tersebut.

"Karena kita ketahui bahwa kita memperoleh atau membeli alat-alat pertahanan yang cukup strategis dari Prancis, dan ini juga memiliki turunan bahwa kita harus juga bisa meningkatkan penguasaan teknologi terhadap alat-alat tersebut," tutur Sugiono, Menteri Luar Negeri.

Langkah konkret untuk mendukung penguasaan teknologi ini akan diwujudkan melalui kolaborasi di bidang pendidikan, terutama pada bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Hal ini bertujuan agar kerja sama yang terjalin tidak hanya bersifat transaksional dalam pembelian barang.

Selain masalah pertahanan dan pendidikan, pertemuan di Prancis sebelumnya juga telah mencakup pembahasan mengenai sektor energi dan pemanfaatan mineral. Agenda ekonomi kreatif, pembangunan infrastruktur, hingga sistem transportasi turut menjadi bagian dari kerangka kerja sama masa depan Indonesia-Prancis.

Artikel terkait

Rekomendasi