Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026) dengan membawa sejumlah komitmen kebijakan baru. Kehadiran kepala negara tersebut bertujuan untuk memberikan dukungan langsung kepada ratusan ribu buruh yang memadati kawasan tersebut.
Dalam pidatonya, Prabowo memberikan respons positif terhadap aspirasi pekerja mengenai penyediaan fasilitas pengasuhan anak di lingkungan kerja. Sebagaimana dilansir dari Nasional, pemerintah berkomitmen untuk memperjuangkan pengadaan tempat penitipan anak atau daycare yang memadai.
"Tadi disampaikan bahwa buruh perlu tempat penitipan anak, daycare. Ini saran yang baik. Ini akan kita perjuangkan," kata Prabowo, Presiden RI.
Selain masalah pengasuhan anak, isu perlindungan tenaga kerja di sektor kelautan turut menjadi pembahasan utama dalam agenda tersebut. Penegasan mengenai ratifikasi Konvensi 188 tentang perikanan juga disinggung sebagai langkah perlindungan bagi para nelayan.
Suasana di panggung utama memperlihatkan kedekatan pimpinan negara dengan tokoh gerakan buruh. Setelah menyelesaikan orasinya, Prabowo merangkul beberapa pimpinan organisasi pekerja, termasuk Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat yang baru saja dilantik.
Aksi simbolis dilakukan Presiden dengan melepas kancing kemeja safarinya untuk kemudian dilemparkan ke arah massa yang hadir. Prabowo kemudian meninggalkan lokasi menggunakan kendaraan operasional Maung berwarna putih melalui kerumunan massa yang antusias.
Dari atas atap mobil yang terbuka, Presiden membagikan sejumlah pakaian terbungkus warna biru muda kepada para peserta aksi. Ratusan ribu buruh dari berbagai daerah yang memenuhi kawasan Monas menyambut momen tersebut dengan lambaian tangan.
Acara peringatan May Day 2026 ini juga diisi dengan berbagai hiburan, termasuk penampilan dari grup musik Tipe X. Sejumlah pejabat tinggi negara turut mendampingi Presiden dalam perayaan yang berlangsung tertib tersebut.