Polri Buru Bandar Narkoba Jaringan Ojek Online di Jakarta Timur

Polri Buru Bandar Narkoba Jaringan Ojek Online di Jakarta Timur
Foto: Ilustrasi Polri Buru Bandar Narkoba Jaringan Ojek Online di Jakarta Timur.

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri melakukan pengejaran terhadap seorang bandar narkoba bernama Frendy Dona (38) yang mengedarkan narkotika menggunakan jasa ojek online di Jakarta Timur pada Jumat (17/4/2026).

Penyelidikan jaringan ini bermula saat seorang pengemudi ojek online melaporkan paket mencurigakan yang kemudian diperiksa menggunakan X-Ray di Mabes Polri. Berdasarkan laporan Nasional, paket tersebut terdeteksi berisi narkotika jenis sabu dan cairan etomidate.

"Daftar Pencarian Orang (DPO), yakni FD. Peran sebagai bandar narkoba," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso dalam keterangannya, Jumat (17/4/2026).

Polisi menemukan indikasi adanya laboratorium rahasia pembuatan cartridge vape yang mengandung zat etomidate di wilayah Jakarta Timur. Tim gabungan kemudian melakukan teknik pengawasan pengiriman dengan menyamar sebagai kurir ojek online untuk melacak pelaku.

"Setelah dilakukan pengecekan dan pemeriksaan oleh personel Subdit IV didapatkan 13 (Tiga belas) bungkus Cartridge warna hitam berlogo MAFIA diduga bersisi cairan Etomidate dan 1 (Satu) bungkus bening yang diduga berisi Sabu-Sabu," kata Eko.

Operasi pengembangan tersebut membuahkan hasil dengan ditangkapnya tersangka berinisial AW (29) di sebuah kontrakan di Kayu Manis, Matraman, pada Selasa (14/4/2026) dini hari. AW diketahui bertugas mengendalikan kurir dalam jaringan distribusi barang terlarang tersebut.

Tersangka AW mengaku telah mengirimkan paket narkoba sebanyak 37 kali atas instruksi Frendy Dona dengan upah sebesar Rp 100.000 untuk setiap pengiriman. Polisi kemudian bergerak menggeledah unit apartemen di Pulo Gadung yang diduga menjadi tempat produksi.

Dari dua lokasi tersebut, petugas menyita barang bukti berupa sabu seberat 148,16 gram, ganja 23,28 gram, satu butir ekstasi, serta puluhan cartridge vape. Ditemukan pula peralatan laboratorium seperti alat press, pipet, tabung sampel, dan buku panduan pembuatan narkoba.

Artikel terkait

Rekomendasi