Personel Satresnarkoba Polrestabes Medan melakukan penggerebekan di kawasan bantaran rel kereta api Tembung yang diidentifikasi sebagai sarang peredaran narkotika. Operasi ini berujung pada penangkapan empat orang pelaku yang sempat berupaya melarikan diri dari kejaran petugas di lokasi kejadian.
Aksi penangkapan tersebut diwarnai ketegangan saat pihak kepolisian harus melewati lorong-lorong sempit untuk menjangkau target di pinggir perlintasan kereta api. Dilansir dari Kompas, petugas terpaksa meletuskan sejumlah tembakan peringatan ke udara guna menghentikan langkah para pelaku yang melakukan perlawanan saat akan diamankan.
Keempat pria tersebut sempat terlibat pergumulan fisik dengan polisi di area terbuka sebelum akhirnya berhasil dilumpuhkan. Dari hasil penggeledahan di tempat kejadian perkara, tim Satresnarkoba mengamankan sejumlah barang bukti berupa sepuluh paket narkotika jenis sabu dalam kemasan besar.
Selain sabu, petugas juga menemukan beberapa paket daun ganja kering dan uang tunai yang diduga kuat merupakan hasil dari transaksi gelap narkoba. Pihak kepolisian turut menyita belasan alat hisap sabu atau bong yang ditemukan di lokasi yang menjadi sasaran penggerebekan tersebut.
Upaya sterilisasi kawasan bantaran rel Tembung dari aktivitas peredaran narkoba ini merupakan respon atas laporan masyarakat yang resah terhadap maraknya penyalahgunaan zat terlarang di wilayah tersebut. Keempat pelaku beserta seluruh barang bukti kini telah dibawa ke Mapolrestabes Medan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.