Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Gandus, Polrestabes Palembang, Sumatera Selatan, berhasil mengamankan seorang pembuat konten yang meresahkan warga. Pelaku diketahui menyebarkan foto pocong hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) di wilayah Kecamatan Gandus.
Kapolsek Gandus, AKP I Made Budi Harta, menjelaskan bahwa tindakan cepat ini diambil setelah foto tersebut viral di media sosial. Unggahan tersebut memicu beragam spekulasi dan kegaduhan di tengah masyarakat Palembang.
Identitas dan pengakuan pelaku saat pemeriksaan kepolisian:
- Inisial Pelaku: F alias E (24 tahun).
- Pekerjaan: Wiraswasta asal Palembang.
- Metode Konten: Menggunakan teknologi AI untuk mengedit foto pocong.
- Status Hukum: Masih dalam tahap pemeriksaan intensif dan pendalaman motif.
Polisi mengungkapkan bahwa pelaku telah mengakui perbuatannya secara langsung saat proses klarifikasi di Mapolsek Gandus. Meski telah diamankan, status F saat ini belum ditetapkan sebagai tersangka karena penyidikan masih terus berjalan.
Dampak Penyebaran Konten Manipulasi
AKP I Made Budi Harta menyebutkan bahwa kecepatan penyebaran foto tersebut di media sosial membuat banyak warga percaya itu adalah kejadian nyata. Gambar hasil manipulasi tersebut tersebar masif melalui berbagai grup percakapan digital hingga menciptakan kepanikan luas.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi visual yang beredar tanpa verifikasi. Masyarakat diminta lebih bijak dan cermat dalam menyaring konten agar tidak terjebak dalam hoaks yang memicu kegaduhan publik.
Langkah antisipasi dan saran dari pihak pemerintah setempat:
- Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak jelas sumbernya.
- Kreator konten diharapkan menggunakan teknologi secara positif dan edukatif.
- Pentingnya melakukan verifikasi data sebelum menyebarkan konten di platform digital.
Camat Gandus, Jufriansyah, turut memberikan pernyataan terkait fenomena hoaks berbasis teknologi AI yang kini marak terjadi. Ia menekankan bahwa kejadian serupa sebenarnya sudah sering ditemukan di berbagai wilayah lain di Indonesia.
Jufriansyah berharap para kreator di Palembang dapat memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menghasilkan karya yang bermanfaat bagi lingkungan. Menurutnya, kreativitas seharusnya diarahkan untuk memberikan dampak positif bagi publik, bukan justru menebar ketakutan.
Data ringkas mengenai kasus konten pocong AI:
| Kategori Informasi | Detail Keterangan |
|---|---|
| Lokasi Kejadian | Kecamatan Gandus, Palembang |
| Teknologi Digunakan | Artificial Intelligence (AI) |
| Pihak Pengamanan | Polsek Gandus Polrestabes Palembang |
| Dampak Sosial | Keresahan dan kepanikan warga |
Tabel di atas merangkum aspek penting terkait kasus rekayasa visual yang sempat menghebohkan warga Sumatera Selatan baru-baru ini. Penanganan kasus ini menjadi pengingat bagi publik mengenai bahaya penyalahgunaan teknologi AI untuk menyebarkan berita bohong.