Polsek Pasar Rebo Sita 2500 Obat Daftar G dari Toko Kosmetik

Polsek Pasar Rebo Sita 2500 Obat Daftar G dari Toko Kosmetik
Foto: Ilustrasi Polsek Pasar Rebo Sita 2500 Obat Daftar G dari Toko Kosmetik.

Warga bersama aparat kepolisian menggerebek sebuah toko kosmetik di Jalan Kalisari Raya, Pasar Rebo, Jakarta Timur, yang diduga mengedarkan obat keras daftar G pada Senin (11/5/2026) pukul 22.00 WIB. Aksi ini dilakukan setelah muncul kecurigaan terkait aktivitas penjualan obat berbahaya tanpa resep dokter di lokasi tersebut.

Obat daftar G merupakan kategori obat keras yang pemakaiannya harus dalam pengawasan tenaga medis. Sebagaimana dilansir dari Megapolitan, toko yang menjadi sasaran penggerebekan ditemukan dalam keadaan kosong tanpa penjaga saat petugas tiba di lokasi.

Kapolsek Pasar Rebo AKP I Wayan Wijaya mengonfirmasi bahwa tindakan hukum ini berawal dari aduan masyarakat. Pihak kepolisian bergerak bersama ketua RT setempat dan pemuda karang taruna untuk memeriksa bangunan yang dilaporkan warga.

"Kejadian Senin malam sekira pukul 22.00 WIB. Berdasarkan info dari warga, anggota polsek dan ketua RT, beserta pemuda karang taruna melakukan penggrebekan di lokasi," kata Wayan, Kapolsek Pasar Rebo AKP I Wayan Wijaya.

Petugas melakukan penyisiran menyeluruh di dalam toko kosmetik tersebut dan menemukan barang bukti yang disembunyikan di area atas plafon. Sebanyak ribuan butir obat keras berhasil diamankan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

"Barang bukti yang diamankan jumlahnya kurang lebih 2500 butir. Untuk penjual saat dilakukan penggrebekan tidak ditemukan dan saat ini proses masih penyelidikan," kata Wayan, Kapolsek Pasar Rebo AKP I Wayan Wijaya.

Berdasarkan rekaman video yang diunggah akun Instagram kabarkalisari, warga terlihat memaksa masuk ke dalam toko yang terkunci rapat. Setelah pintu terbuka, massa menemukan bungkusan kantong plastik berisi obat-obatan yang kemudian diserahkan kepada pihak berwajib.

"Heximer dan Tramadol di tempat tersebut. Saat ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian, laporan sudah masuk dari warga Kalisari, untuk pelaku tidak ada di TKP," tulis keterangan kabarkalisari.

Hingga saat ini, pihak Kepolisian Sektor Pasar Rebo masih melakukan pengejaran terhadap pelaku atau pemilik toko yang melarikan diri sebelum penggerebekan terjadi.

Artikel terkait

Rekomendasi