Polisi Siagakan 855 Personel Amankan Tiga Demonstrasi di Jakarta Pusat

Polisi Siagakan 855 Personel Amankan Tiga Demonstrasi di Jakarta Pusat
Foto: Ilustrasi Polisi Siagakan 855 Personel Amankan Tiga Demonstrasi di Jakarta Pusat.

Polres Metro Jakarta Pusat menyiagakan 855 personel gabungan untuk mengawal tiga agenda unjuk rasa yang tersebar di beberapa lokasi strategis Jakarta Pusat pada Jumat (17/7/2026) pagi hingga siang hari.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, merinci bahwa rangkaian aksi massa tersebut dimulai sejak pukul 10.00 WIB. Dilansir dari Megapolitan, titik konsentrasi massa pertama berlokasi di Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir.

"Pagi ada unjuk rasa dari Pemuda Peduli Indonesia dan beberapa elemen massa lainnya," ujar Erlyn dalam keterangan tertulisnya.

Pihak kepolisian melaporkan adanya dua agenda aksi lain yang berlangsung bersamaan pada pukul 13.00 WIB. Massa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Pesantren Seluruh Indonesia dijadwalkan mendatangi Kantor Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) di Jalan Cik Ditiro, Menteng.

Sementara itu, kelompok Pemuda Peduli Indonesia juga kembali menggelar aksi di depan kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Pengamanan ketat dilakukan untuk memastikan ketertiban di seluruh titik lokasi tersebut.

Terkait pengaturan arus kendaraan, aparat kepolisian telah menyiapkan skema khusus guna meminimalisir dampak kepadatan lalu lintas di sekitar area demonstrasi.

"Warga bisa mencari jalan alternatif lain selama unjuk rasa berlangsung," tutur Erlyn.

Penerapan rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional oleh petugas di lapangan. Kebijakan ini sangat bergantung pada jumlah massa yang hadir dan kondisi riil kepadatan di setiap titik unjuk rasa.

"Rekayasa lalu lintas (lalin) di sekitar lokasi demonstrasi akan diberlakukan secara situasional, dengan mempertimbangkan jumlah massa di lapangan," kata Erlyn.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menghindari jalur-jalur yang menjadi pusat konsentrasi massa guna menghindari terjebak kemacetan panjang selama kegiatan berlangsung.

Artikel terkait

Rekomendasi