Polisi Periksa Personel Terkait Aksi Penghadangan Mobil di Cengkareng

Polisi Periksa Personel Terkait Aksi Penghadangan Mobil di Cengkareng
Foto: Ilustrasi Polisi Periksa Personel Terkait Aksi Penghadangan Mobil di Cengkareng.

Sejumlah personel Kepolisian Sektor Grogol Petamburan menjalani pemeriksaan oleh Propam setelah video penghadangan mobil di Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat viral pada Senin, 20 April 2026. Tindakan tersebut dipicu laporan anonim mengenai dugaan transaksi narkoba di lokasi tersebut.

Aksi petugas berpakaian sipil dan bermasker itu terekam saat memaksa pengemudi membuka pintu kendaraan di tengah kemacetan jalan raya. Dilansir dari Megapolitan, kepolisian mengonfirmasi bahwa pria-pria dalam rekaman tersebut merupakan anggota resmi yang sedang menjalankan tugas lapangan.

Kapolsek Grogol Petamburan AKP Reza Aditya memberikan klarifikasi mengenai latar belakang tindakan anggotanya yang dicurigai publik. Penangkapan didasarkan pada kecurigaan terhadap aktivitas ilegal yang dilaporkan oleh warga sekitar kepada pihak kepolisian.

"Karena memang dari personel kami ini menerima laporan dari masyarakat yang tidak mau disebutkan identitas namanya, bahwa dicurigai ada transaksi narkoba atau tindakan yang menyalahi aturan," ungkap Reza saat dihubungi Kompas.com melalui telepon, Senin (20/4/2026).

Reza menambahkan bahwa ketegangan di lapangan terjadi akibat sikap pengemudi yang menolak pemeriksaan awal. Petugas kemudian melakukan upaya paksa guna memastikan keamanan di dalam kendaraan tersebut.

"Makanya kita melakukan penggeledahan ke mobil tersebut. Tapi yang terjadi ya si yang meng-upload video ini dia tidak kooperatif, malah memviralkan video tersebut," ucapnya.

Langkah tegas tersebut diambil sebagai prosedur standar keselamatan bagi personel kepolisian saat berhadapan dengan terduga pelaku tindak kriminal. Kepolisian menekankan perlunya antisipasi terhadap potensi ancaman dari dalam mobil.

"Kita kan juga ada antisipasi dari personel kami. Karena kan tahu sendiri kalau mungkin bahayanya dari dalam mobil itu, ya kita antisipasi," tuturnya.

Meskipun tindakan tersebut diklaim sesuai prosedur keamanan, AKP Reza Aditya menyatakan bahwa evaluasi menyeluruh tetap dilakukan oleh pihak internal. Personel yang terekam dalam video kini harus memberikan keterangan resmi kepada Unit Profesi dan Pengamanan.

"Nah, untuk saat ini sudah dimintai keterangan oleh dari Propam terkait dengan video viral itu," kata Reza.

Mobil yang sempat dihadang tersebut akhirnya dilepaskan kembali setelah petugas mempertimbangkan adanya anak di bawah umur di dalam kabin. Polisi tetap melanjutkan proses hukum dengan mencoba menghubungi pihak pengemudi.

"Nah, sampai saat ini kita lagi masih mencari identitas yang memviralkan videonya ini untuk mau kita mediasikan," ujar Reza.

Berdasarkan keterangan dalam video yang beredar, pengemudi mengaku mulai diikuti oleh enam pria sejak melintasi kawasan Kompleks Casa Jardin pada pukul 15.30 WIB. Pengadangan kemudian terjadi secara paksa saat kendaraan berada di jalur utama Jalan Daan Mogot.

Artikel terkait

Rekomendasi