Polres Metro Jakarta Pusat menyiagakan sebanyak 476 personel guna mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar oleh perhimpunan ojek online (ojol) dan kelompok aktivis di beberapa lokasi di Jakarta Pusat pada Selasa (14/4/2026).
Massa pengemudi ojek daring dijadwalkan berkumpul di depan Kantor Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC), Menteng, mulai pukul 11.00 WIB. Dilansir dari Megapolitan, kepolisian belum menerima informasi mendetail mengenai tuntutan spesifik yang akan dibawa oleh massa ojol dalam aksi tersebut.
"Demonstrasi perhimpunan ojol dimulai pukul 11.00 WIB," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Erlyn Sumantri dalam keterangan tertulisnya. Penjagaan ketat dilakukan untuk memastikan ketertiban di kawasan Jalan Cik Ditiro dan sekitarnya selama aksi berlangsung.
Selain aksi ojol, gelombang unjuk rasa lain juga akan dilaksanakan oleh massa aktivis Sosial Peduli Demokrasi & Hukum pada siang hari. Kelompok ini rencananya akan memusatkan aksi di Jalan Medan Merdeka Selatan serta sisi selatan kawasan Monas mulai pukul 13.00 WIB.
Pihak kepolisian telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di titik-titik konsentrasi massa, namun penerapannya akan dilakukan secara situasional. Langkah ini diambil dengan mempertimbangkan volume massa dan kondisi kepadatan kendaraan di lapangan secara langsung.
Masyarakat diimbau untuk menghindari kawasan Menteng dan Medan Merdeka guna mengantisipasi potensi kemacetan parah selama kegiatan berlangsung. Erlyn menyarankan para pengguna jalan untuk mencari rute alternatif agar aktivitas mobilitas tidak terganggu oleh penumpukan massa di jalan protokol.
Hingga saat ini, ratusan petugas keamanan tetap bersiaga di lokasi untuk memantau pergerakan massa dan menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar area demonstrasi.