Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Perlindungan Perempuan dan Orang (PPO) Polres Metro Jakarta Barat menggerebek sebuah tempat hiburan malam di Jalan Daan Mogot, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, pada Sabtu (9/5/2026) dini hari. Operasi ini dilakukan atas dugaan praktik prostitusi yang terselubung di balik layanan karaoke dan pendamping hiburan.
Sebanyak 19 perempuan yang diduga menjadi korban eksploitasi dan praktik prostitusi diamankan dari lokasi tersebut. Berdasarkan laporan dari Megapolitan, tindakan kepolisian ini merupakan respons cepat setelah mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai adanya dugaan pelanggaran hukum di kawasan Jakarta Barat tersebut.
Kasatres PPA dan PPO Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Nunu Suparmi menjelaskan bahwa pemeriksaan di lapangan memperkuat adanya dugaan aktivitas ilegal tersebut. Lokasi kejadian dipastikan berada di area bangunan yang difungsikan sebagai bar dan tempat bernyanyi.
"Benar, di lokasi tersebut ditemukan dugaan praktik prostitusi. TKP berada di karaoke dan bar kawasan Daan Mogot, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat," ujar Nunu Suparmi, Kasatres PPA dan PPO Polres Metro Jakarta Barat.
Identifikasi lebih lanjut oleh tim penyidik mengungkap fakta bahwa terdapat dua orang anak di bawah umur di antara para perempuan yang diamankan. Korban yang masih berusia 16 dan 17 tahun tersebut segera dipisahkan untuk mendapatkan penanganan khusus dari pihak berwenang.
Kedua korban di bawah umur telah dipindahkan ke rumah aman anak guna menjamin keselamatan serta memberikan pendampingan psikologis. Sementara itu, penyidik masih berupaya memetakan struktur pengelolaan tempat hiburan tersebut guna menjaring pihak-pihak yang bertanggung jawab.
"Polisi juga mendalami pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pengelolaan maupun praktik eksploitasi di lokasi hiburan malam tersebut," tutur Nunu Suparmi, Kasatres PPA dan PPO Polres Metro Jakarta Barat.
Proses pengembangan kasus saat ini masih berlangsung di Polres Metro Jakarta Barat untuk mengungkap aktor intelektual di balik jaringan eksploitasi ini. Polisi berkomitmen mendalami keterangan dari seluruh saksi dan pihak yang terjaring dalam operasi tersebut.