Angin Kencang Tumbangkan Dua Pohon di Tanjung Priok Jakarta Utara

Angin Kencang Tumbangkan Dua Pohon di Tanjung Priok Jakarta Utara
Foto: Ilustrasi Angin Kencang Tumbangkan Dua Pohon di Tanjung Priok Jakarta Utara.

Dua pohon besar tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda Jalan Sunter Muara, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Senin (4/5/2026) sore. Insiden ini sempat menutup akses jalan dan menimpa satu unit truk yang sedang melintas di lokasi kejadian, sebagaimana dilansir dari Megapolitan.

Objek yang tumbang diidentifikasi sebagai pohon karet berdiameter 40 sentimeter dan pohon trembesi dengan diameter 30 sentimeter. Hingga Senin malam sekitar pukul 20.40 WIB, batang pohon yang melintang telah dipindahkan oleh petugas gabungan ke pinggir jalan agar tidak mengganggu lalu lintas.

Petugas Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudintamhut) Jakarta Utara melakukan pemotongan bagian pohon menggunakan mesin gergaji untuk mempermudah proses evakuasi. Sebuah truk kuning yang menjadi korban tertimpa batang pohon telah digeser ke area pergudangan yang berada sekitar 100 meter dari titik utama.

Seorang personel di lapangan memberikan keterangan singkat terkait perkembangan pemindahan kendaraan dan pembersihan sisa kayu yang masih berlangsung di area tersebut.

"Udah dipindah ke sana (menunjuk arah pergudangan). Bagian sini masih penanganan," ucap salah seorang petugas Sudintamhut.

Kepala Satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Utara, Vitus Dwi Indarto, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Kondisi kayu yang sudah mulai lapuk menjadi faktor pendukung tumbangnya pohon saat diterpa angin kencang.

"Saat terjadi hujan disertai angin kencang, pohon tiba-tiba tumbang menimpa jalan. Penyebabnya angin kencang dan kayu pohon yang lapuk," ucap Vitus Dwi Indarto, Kepala Satgas BPBD Jakarta Utara.

Vitus memastikan bahwa insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Namun, kejadian ini berdampak pada rusaknya infrastruktur kabel listrik yang terputus serta gangguan pada akses mobilitas warga.

"Korban nihil. Yang terdampak satu unit truk, kabel udara dan akses jalan," katanya.

Penanganan di lokasi masih terus berlanjut karena serbuk kayu dan genangan air membuat kondisi aspal menjadi licin. Para pengendara sepeda motor diimbau untuk mengurangi kecepatan saat melewati sisa-sisa material evakuasi di Jalan Sunter Muara.

Artikel terkait

Rekomendasi