PKS Transformasikan Perayaan Milad Menjadi Gerakan Ketahanan Pangan

PKS Transformasikan Perayaan Milad Menjadi Gerakan Ketahanan Pangan
Foto: Ilustrasi PKS Transformasikan Perayaan Milad Menjadi Gerakan Ketahanan Pangan.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengubah format peringatan hari jadi ke-24 menjadi gerakan aksi nyata guna merespons dinamika krisis global pada Minggu (26/4/2026). Langkah ini bertujuan memperkuat fondasi ketahanan pangan, energi, dan ekonomi masyarakat di tengah ketidakpastian kondisi internasional.

Perubahan format perayaan tersebut dilakukan melalui acara 2+4 Hour Live Stream Puncak Milad ke-24 PKS sebagaimana dilansir dari Nasional. Fokus utama partai saat ini adalah mendorong peran aktif semua elemen dalam membantu masyarakat menghadapi potensi krisis yang berkepanjangan.

Presiden PKS Almuzzammil Yusuf menekankan urgensi persiapan kolektif antara pemerintah dan warga negara. Penegasan tersebut muncul seiring meningkatnya risiko gangguan pasokan energi dunia yang dipicu oleh isu penutupan Selat Hormuz dan lonjakan harga minyak global.

"Milad kali ini berbeda, dari sekadar perayaan menjadi sebuah gerakan. Kita menghadapi berbagai persoalan, baik dalam negeri maupun internasional. Karena itu, kita ingin membantu pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat untuk bersiap siaga jika krisis ini berkepanjangan," ujar Almuzzammil Yusuf, Presiden PKS.

Almuzzammil menjelaskan bahwa isu ini diangkat sebagai bentuk kepedulian partai terhadap rencana pemerintah dalam memperkuat ketahanan nasional. Kesiapan pada sektor pangan dan energi dinilai krusial agar stabilitas ekonomi domestik tetap terjaga dari dampak tekanan eksternal.

"Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan ketahanan pangan, ketahanan energi, dan ketahanan ekonomi. Dengan potensi ditutupnya Selat Hormuz dan naiknya harga minyak dunia, tentu hal itu akan berdampak. Maka kita mengangkat isu tersebut sebagai bagian dari kepedulian kita," ujar Almuzzammil Yusuf, Presiden PKS.

Salah satu instruksi spesifik yang diberikan kepada pengurus daerah adalah mengoptimalkan lahan rumah tangga sebagai sumber pangan mandiri. Strategi ini dianggap sebagai kontribusi sederhana namun berdampak signifikan bagi ketahanan ekonomi keluarga para kader di berbagai wilayah.

"Bagaimana para kader kita hingga di level daerah memiliki ketahanan pangan minimal di pekarangan rumahnya masing-masing. Inilah perayaan Milad kita, menjadi sebuah gerakan nyata untuk masyarakat," ujar Almuzzammil Yusuf, Presiden PKS.

Sejak mulai memimpin partai pada Juni 2025, Almuzzammil secara rutin melakukan serangkaian kunjungan ke daerah untuk menyerap aspirasi publik. Berdasarkan pemantauan di lapangan, sektor ekonomi menjadi keluhan utama masyarakat yang memerlukan solusi berkelanjutan.

"Inilah Milad kita hari ini. Semoga Allah memberikan kesempatan kepada kita untuk mempersembahkan yang terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara, serta menjadi rahmatan lil ÔÇÿalamin sesuai dengan visi PKS," ujar Almuzzammil Yusuf, Presiden PKS.

Artikel terkait

Rekomendasi