Fase kedatangan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi segera memasuki tahap akhir seiring bersiapnya para petugas untuk mengalihkan fokus pelayanan ke Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Puncak kedatangan para jemaah di Tanah Suci dijadwalkan selesai pada Jumat, 22 Mei 2026 pukul 07.45 Waktu Arab Saudi (WAS).
Mobilisasi para personel ke Makkah diprioritaskan demi mengoptimalkan pelayanan pada fase puncak haji, terutama untuk mendampingi jemaah lansia. Dilansir dari Detikcom, Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara PPIH Arab Saudi Abdul Basir menegaskan bahwa keberhasilan mengawal fase kedatangan ini menjadi modal penting sebelum konsentrasi pelayanan digeser sepenuhnya.
"Kedatangan terakhir dijadwalkan pada 22 Mei pukul 07.45 WAS. Setelah semua proses kedatangan selesai, petugas akan didorong ke Makkah untuk persiapan Armuzna," ujar Abdul Basir.
Sebelum melakukan pergeseran pasukan, petugas bandara diwajibkan melakukan penyisiran secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada barang milik jemaah yang tertinggal di area bandara.
"Petugas akan melakukan sweeping terakhir. Jadi sebelum bergeser ke Makkah, barang-barang tercecer milik jemaah harus sudah selesai ditangani," kata Abdul Basir.
Kinerja para petugas di lapangan sejauh ini mendapatkan apresiasi tinggi karena dinilai mampu melampaui ekspektasi dalam melayani para jemaah, termasuk jemaah lansia dan disabilitas.
"Mulai dari proses pengawalan jemaah berihram, pengawalan jemaah lansia dan disabilitas, sampai pelayanan di bandara berjalan baik," pungkas Abdul Basir.