Layanan KRL Commuter Line rute Tanah AbangÔÇôRangkasbitung mengalami kendala operasional akibat sambaran petir pada Listrik Aliran Atas (LAA) pada Senin (4/5/2026). Insiden yang terjadi di antara Stasiun Jurangmangu dan Stasiun Pondok Ranji ini menyebabkan perjalanan kereta tidak dapat melintas.
Pemutusan aliran listrik tersebut dilakukan sebagai langkah keamanan saat petugas melakukan pengecekan di lokasi kejadian. Dilansir dari Ekonomi, pihak operator memastikan bahwa penanganan teknis sedang berlangsung agar jalur dapat segera kembali normal.
KAI Commuter memberikan penjelasan mengenai penyebab utama hambatan perjalanan di lintas tersebut melalui saluran komunikasi resmi mereka.
"Setelah dilakukan pengecekan oleh petugas, gangguan operasional pada Listrik Aliran Atas di antara Stasiun JurangmanguÔÇôPondok Ranji terjadi sehubungan imbas tersambar petir dan saat ini dalam proses penanganan," tulis keterangan resmi KAI Commuter.
Kondisi operasional semakin terhambat akibat munculnya genangan air di antara jalur Stasiun Kebayoran dan Stasiun Pondok Ranji setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras. Hal ini menyebabkan rekayasa pola operasi harus diberlakukan oleh pihak manajemen.
Kereta dari arah Rangkasbitung maupun Parung Panjang kini hanya melayani perjalanan sampai Stasiun Serpong. Sebaliknya, rangkaian kereta dari arah Stasiun Tanah Abang hanya beroperasi hingga Stasiun Kebayoran guna menghindari area yang terdampak gangguan.
Rekayasa khusus diterapkan pada perjalanan KA 1744D relasi Tanah AbangÔÇôRangkasbitung yang perjalanannya dipotong hanya sampai Stasiun Kebayoran. Rangkaian tersebut kemudian diubah fungsinya menjadi KA 1787D untuk relasi KebayoranÔÇôTanah Abang.
Kebijakan serupa juga diberlakukan untuk KA 1757D relasi RangkasbitungÔÇôTanah Abang yang perjalanannya berakhir di Stasiun Serpong. Kereta ini selanjutnya dioperasikan kembali sebagai KA 1760D dengan relasi SerpongÔÇôRangkasbitung.
Pihak manajemen meminta para penumpang untuk tetap waspada dan memperhatikan instruksi dari personel yang bertugas di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta.
"KAI Commuter mengimbau pengguna jasa untuk menyesuaikan rencana perjalanan serta mengikuti arahan petugas di lapangan," tulis operator tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, proses normalisasi jalur masih terus dilakukan oleh tim teknis di lapangan. Pengguna jasa diharapkan secara berkala memantau perkembangan informasi terkini mengenai jadwal keberangkatan melalui platform digital resmi operator.