Mesin Pesawat Swiss International Terbakar Saat Lepas Landas di Delhi

Mesin Pesawat Swiss International Terbakar Saat Lepas Landas di Delhi
Foto: Ilustrasi Mesin Pesawat Swiss International Terbakar Saat Lepas Landas di Delhi.

Pesawat Swiss International Air Lines dengan nomor penerbangan LX147 tujuan Zurich membatalkan proses lepas landas di Bandara Internasional Indira Gandhi, India, pada Minggu dini hari (26 April 2026). Langkah darurat ini diambil setelah salah satu mesin pesawat Airbus A330 tersebut mengalami kegagalan teknis dan diduga terbakar saat sedang berakselerasi di landasan pacu.

Insiden yang dilansir dari Detik Travel tersebut memicu evakuasi segera terhadap seluruh penumpang dan awak yang berada di dalam kabin. Proses evakuasi darurat yang dilakukan di runway menyebabkan lima orang mengalami luka-luka, terdiri dari empat penumpang dan satu orang anggota awak kabin.

Pihak maskapai melakukan revisi terhadap data korban setelah sebelumnya melaporkan enam orang terluka. Empat penumpang yang cedera telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis, sementara satu awak kabin dilaporkan mengalami cedera keseleo pada bagian pergelangan kaki.

Penerbangan tersebut tercatat membawa total 228 penumpang, termasuk empat di antaranya adalah bayi, serta didampingi oleh 13 orang awak pesawat. Meskipun sempat terjadi kekacauan, otoritas bandara memastikan bahwa keselamatan seluruh manifes menjadi prioritas utama selama penanganan di lokasi kejadian.

Otoritas Bandara Delhi sempat mendeklarasikan status keadaan darurat sesaat setelah insiden mesin terbakar itu dilaporkan. Namun, sumber internal bandara menyatakan bahwa gangguan tersebut tidak melumpuhkan aktivitas secara total karena ketersediaan empat landasan pacu operasional di bandara tersibuk di India tersebut.

Lalu lintas udara di Bandara Delhi dilaporkan telah kembali normal dan jadwal penerbangan lainnya tetap berjalan sesuai rencana. Saat ini, Swiss International Air Lines telah membentuk satuan tugas khusus guna menyelidiki penyebab pasti kegagalan mesin dan berkoordinasi dengan otoritas penerbangan terkait untuk memastikan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan.

Artikel terkait

Rekomendasi