Pesawat Ruang Angkasa Psyche NASA Sukses Manfaatkan Gravitasi Mars

Pesawat Ruang Angkasa Psyche NASA Sukses Manfaatkan Gravitasi Mars
Foto: Ilustrasi Pesawat Ruang Angkasa Psyche NASA Sukses Manfaatkan Gravitasi Mars.

Pesawat ruang angkasa Psyche milik NASA sukses memanfaatkan gaya gravitasi Planet Mars untuk meluncur menuju target utamanya, asteroid 16 Psyche. Wahana antariksa tersebut melakukan terbang lintas dekat dalam jarak 4.609 kilometer dari permukaan Mars.

Momen penting ini terjadi pada 15 Mei 2026, seperti dilansir dari Media Indonesia. Peristiwa tersebut dimanfaatkan oleh tim peneliti untuk menguji instrumen kamera sekaligus menangkap serangkaian gambar langka dari Planet Merah.

Kamera pencitra multispektral Psyche menangkap visual Mars yang menyerupai bulan sabit karena sudut fase tinggi antara matahari, Mars, dan pesawat ruang angkasa. Atmosfer Mars yang berdebu memantulkan cahaya sehingga bentuk sabit terlihat lebih meluas.

"Kami telah menangkap ribuan gambar saat mendekati Mars serta permukaan dan atmosfer planet ini pada jarak terdekat. Kumpulan data ini memberikan peluang unik dan penting bagi kami untuk mengalibrasi serta mengkarakterisasi kinerja kamera, sekaligus menguji versi awal alat pemrosesan gambar kami yang dikembangkan untuk digunakan di asteroid Psyche," kata Jim Bell, ketua instrumen pencitraan Psyche di Arizona State University.

Pengujian kalibrasi ini terus berjalan sepanjang sisa bulan seiring pergerakan menjauh wahana tersebut. "Seiring pesawat ruang angkasa melanjutkan perjalanannya setelah terbang melintas, kami akan melanjutkan pencitraan kalibrasi Mars selama sisa bulan ini saat planet tersebut mulai menjauh ke kejauhan," ujar Jim Bell menambahkan.

Instrumen Psyche merekam area kutub selatan Mars yang kaya es air selebar lebih dari 700 kilometer. Gambar lain memperlihatkan garis angin sepanjang 50 kilometer di atas kawah, serta visual Kawah Huygens yang berdiameter sekitar 470 kilometer.

Lintasan dekat ini merupakan bagian dari manuver bantuan gravitasi (gravity assist). Metode ini memanfaatkan daya tarik planet untuk melempar pesawat ruang angkasa ke jalur trajektori baru tanpa membuang banyak bahan bakar.

"Kami telah mengonfirmasi bahwa Mars memberikan dorongan sebesar 1.000 mil per jam kepada pesawat ruang angkasa dan menggeser bidang orbitnya sekitar 1 derajat relatif terhadap matahari. Kami sekarang berada di jalur yang tepat untuk tiba di asteroid Psyche pada musim panas 2029," ungkap Don Han, ketua navigasi Psyche di Jet Propulsion Laboratory NASA.

Tim navigasi NASA memastikan posisi wahana ini menggunakan efek pergeseran Doppler melalui Deep Space Network. Selama terbang melintas, NASA mengaktifkan magnetometer untuk mendeteksi dinamika angin matahari dan menguji sistem komunikasi optik luar angkasa (DSOC) lewat transmisi laser.

"Kami telah mengantisipasi terbang melintas Mars ini selama bertahun-tahun, dan sekarang hal itu telah selesai. Kami berterima kasih kepada Planet Merah karena telah memberikan ketapet gravitasi yang krusial bagi pesawat ruang angkasa kami untuk melaju lebih jauh ke sistem tata surya," ujar Lindy Elkins-Tanton, investigator utama misi Psyche di University of California, Berkeley.

Lindy Elkins-Tanton mengakhiri penjelasannya dengan seruan, "Maju terus menuju asteroid Psyche!" Target akhir misi ini, yaitu asteroid 16 Psyche yang berada di antara Mars dan Jupiter, diduga kaya logam berharga tinggi. Kepastian kandungan logam tersebut baru akan terungkap saat wahana tiba di lokasi pada musim panas 2029.

Artikel terkait

Rekomendasi