Pemerintah Amerika Serikat dan Iran mengisyaratkan akan segera melangsungkan negosiasi babak kedua di Islamabad, Pakistan, guna membahas stabilitas kawasan Timur Tengah yang terdampak ketegangan regional. Upaya diplomatik ini dilakukan setelah proses kesepakatan pada perundingan pertama 11 April lalu tidak membuahkan hasil resmi.
Dilansir dari Kompas, pihak Amerika Serikat menyatakan klaim bahwa Teheran berkeinginan untuk melakukan pembicaraan secara langsung. Sebagai langkah konkret, Presiden terpilih Donald Trump telah menetapkan delegasi khusus yang akan dikirim menuju lokasi perundingan di Pakistan tersebut.
Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, memberikan konfirmasi mengenai penunjukan utusan yang akan memimpin jalannya dialog diplomatik di Islamabad dalam waktu dekat.
"Donald Trump memutuskan untuk mengirimkan Steve Witkoff selaku utusan khusus presiden Amerika untuk masalah Timur Tengah, serta Jared Kushner dalam perundingan diplomatik di Islamabad." kata Karoline Leavitt, Juru bicara Gedung Putih.
Penunjukan kedua tokoh tersebut bertepatan dengan keputusan Amerika Serikat untuk memperpanjang durasi gencatan senjata antara Lebanon dan Israel selama tiga pekan ke depan. Langkah ini dipandang sebagai bagian integral dari persiapan menuju negosiasi tahap kedua yang lebih komprehensif.
Namun, otoritas Iran memberikan pernyataan yang bertolak belakang mengenai format pertemuan tersebut. Kementerian Luar Negeri Iran secara tegas membantah adanya rencana pertemuan tatap muka antara delegasi mereka dengan utusan dari pihak Donald Trump.
"para delegasi Iran tidak berencana untuk bertemu dengan perwakilan AS, melainkan hanya akan membahas proposal perundingan melalui Pakistan sebagai mediator." ujar Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran.
Pihak Iran menegaskan bahwa fokus utama kunjungan delegasi mereka ke Pakistan tetap pada pembahasan eskalasi regional. Agenda utama mencakup evaluasi dampak dari serangan militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel di wilayah kedaulatan Iran selama beberapa waktu terakhir.