PPIH Koordinasikan Persiapan Operasional Puncak Haji di Mekah

PPIH Koordinasikan Persiapan Operasional Puncak Haji di Mekah
Foto: Ilustrasi PPIH Koordinasikan Persiapan Operasional Puncak Haji di Mekah.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyelenggarakan rapat koordinasi perdana untuk mematangkan operasional puncak haji di wilayah Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Pertemuan ini berlangsung di Kantor Daker Mekah, Arab Saudi, pada Selasa, 28 April 2026.

Koordinasi tersebut dilakukan sebagai langkah awal guna menjamin kesiapan seluruh fasilitas dan petugas saat melayani jemaah di fase krusial ibadah haji. Pelaksanaan rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kabid Transportasi PPIH Arab Saudi, Syarif Rahman, sebagaimana dilansir dari Nasional.

"Kita harus memastikan pelayanan maksimal kepada Jemaah haji, oleh karena itu petugas harus menyiapkan semua aspek dengan maksimal," ungkap Syarif Rahman, Kabid Transportasi PPIH Arab Saudi.

Syarif menekankan pentingnya kesiapan total dari seluruh personel untuk menghadapi puncak kepadatan jemaah. Pembahasan utama mencakup ketersediaan armada bus, pengaturan jadwal, hingga penyediaan fasilitas transportasi khusus bagi jemaah lansia serta penyandang disabilitas.

Selain faktor mobilitas, perlindungan jemaah dan skema alur pergerakan manusia juga menjadi poin penting dalam diskusi tersebut. PPIH berupaya meminimalkan risiko keamanan serta memastikan kelancaran akses kesehatan selama prosesi fisik di Armuzna.

Jemaah haji dijadwalkan mulai bergerak menuju Arafah pada 8 Dzulhijah atau 25 Mei 2026. Selanjutnya, pelaksanaan wukuf sebagai inti ibadah haji akan berlangsung di Arafah pada 9 Dzulhijah yang bertepatan dengan tanggal 26 Mei 2026.

Rangkaian ibadah berlanjut dengan Hari Raya Idul Adha pada 27 Mei 2026 dan Hari Tasyrik yang jatuh pada 28 hingga 30 Mei 2026. Setelah seluruh rangkaian puncak haji selesai, pemulangan jemaah haji gelombang I ke Indonesia akan dimulai secara bertahap pada 1 Juni hingga 30 Juni 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi