Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini mengenai potensi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda hampir seluruh wilayah Indonesia. Peringatan ini berlaku untuk periode tanggal 23 hingga 24 April 2026.
Dilansir dari Kompas, sejumlah wilayah masuk dalam kategori siaga pada 23 April karena adanya potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat. Sementara itu, sebagian besar daerah lainnya ditetapkan dalam status waspada.
Pihak BMKG menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi. Risiko yang perlu diantisipasi masyarakat meliputi banjir, genangan air di kawasan pemukiman, hingga potensi tanah longsor.
Pada tanggal 23 April, status siaga ditetapkan untuk wilayah Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku. Status serupa juga berlaku bagi wilayah Papua Pegunungan, Papua, serta Papua Selatan.
Adapun wilayah yang berada dalam status waspada meliputi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, dan DKI Jakarta.
Potensi hujan sedang hingga lebat juga diprediksi terjadi di Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua Tengah.
Prakiraan Kondisi Cuaca 24 April 2026
Memasuki tanggal 24 April 2026, laporan BMKG menunjukkan bahwa kategori status siaga dan awas di seluruh wilayah Indonesia dinyatakan nihil atau tidak ada. Meski demikian, potensi hujan masih meluas di berbagai titik.
Peringatan dini untuk waspada tetap berlaku di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Banten, dan Jawa Barat.
Wilayah lain yang juga masuk daftar waspada adalah Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, dan Maluku.
Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, serta Papua Selatan juga masih berpotensi mengalami cuaca ekstrem. Selain hujan, BMKG memberikan peringatan khusus terkait potensi angin kencang di wilayah Nusa Tenggara Timur.