Pemprov DKI Perbaiki Jembatan Jalan Pule Ciracas yang Ambles

Pemprov DKI Perbaiki Jembatan Jalan Pule Ciracas yang Ambles
Foto: Ilustrasi Pemprov DKI Perbaiki Jembatan Jalan Pule Ciracas yang Ambles.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan percepatan perbaikan Jembatan Jalan Pule di Ciracas, Jakarta Timur, yang mengalami kerusakan parah pada Rabu (15/4/2026) sore. Fasilitas umum tersebut ambles setelah dinding turap tidak kuat menahan gerusan air hingga mengakibatkan satu unit truk terperosok ke dalam lubang.

Dilansir dari Megapolitan, akses jalan yang menghubungkan warga menuju Jalan Raya Centex dan Jalan Haji Baping tersebut kini ditutup untuk kendaraan roda empat. Suku Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air telah dikerahkan ke lokasi untuk memulai proses rekonstruksi struktur bangunan yang terdampak.

Ketua RT 014 RW 10, Wahyudin, menegaskan bahwa jalur tersebut merupakan akses vital bagi mobilitas harian warga sekitar. Pentingnya jalur ini terasa signifikan terutama saat jam berangkat sekolah karena posisinya yang menjadi jantung lalu lintas di kawasan tersebut.

"Untuk sementara ini memang mengganggu untuk apa namanya, orang yang hilir mudik ya. Terutama ini kan terkait dengan jalan lintas untuk ke sekolah. Karena di sebelah sana kan banyak sekolah, jadi kalau pagi itu emang jalan ini jantungnya gitu," tutur Wahyudin, Senin (20/4/2026).

Pihak pengurus lingkungan setempat telah memasang papan penanda arah di sejumlah titik pertigaan guna memandu pengendara. Hal ini dilakukan karena banyak pengguna jalan yang tidak mengetahui penutupan jalur tersebut sehingga terpaksa memutar arah melalui gang-gang kecil.

"Makanya kalau yang kurang paham jalan ini yang kita kasihan, Karena berputar-putar. Makanya setiap pertigaan itu kita kasih arahan tanda panah. Kan untuk sekolah beloknya ke sana, ke sini," jelas Wahyudin.

Kondisi jembatan sebelum roboh dilaporkan memang sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan berupa retakan di beberapa bagian permukaan aspal. Faktor usia bangunan yang sudah tua ditambah volume kendaraan yang melintas diduga menjadi penyebab utama amblasnya jalan alternatif tersebut.

"Pertama jalan ini sudah lama, ya. Sebelum itu juga memang udah ada retakan-retakan. Memang jalan ini udah cukup lama. Memang jalan ini jalan hidup juga, alternatif ya untuk anak-anak sekolah, jalan juga kendaraan-kendaraan mobil roda empat ya," tutur Wahyudin.

Wahyudin menambahkan bahwa kerusakan struktural semakin parah sesaat sebelum sebuah truk terperosok ke dalam rongga turap yang tergerus. Kejadian tersebut langsung mendapat penanganan dari petugas terkait di lapangan untuk evakuasi kendaraan dan pengamanan lokasi.

"Cuman kemarin itu memang agak udah sedikit ngejeblos, nah kemungkinan kebetulan ada mobil lewat, terperosok lah ke sini," ungkap Wahyudin.

Camat Ciracas, Ritonga, menyatakan bahwa analisis awal menunjukkan kerusakan dipicu oleh erosi pada turap di bawah aliran kali. Meskipun terjadi insiden truk terperosok, otoritas setempat memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

"Target satu bulan sudah bisa dilalui roda empat, untuk saat ini mobil masih memutar," jelas Ritonga.

Pengerjaan fisik di lokasi terus diintensifkan oleh Suku Dinas Bina Marga guna memastikan jembatan dapat kembali difungsikan sesuai target waktu yang telah ditentukan.

Artikel terkait

Rekomendasi