Arus lalu lintas di ruas Tol Jagorawi menuju Jakarta mengalami kepadatan signifikan akibat adanya pekerjaan pemeliharaan jalan pada Selasa (21/4/2026). Penumpukan volume kendaraan terpantau memanjang mulai dari Gerbang Tol Citeureup hingga kawasan Gunung Putri sejak siang hari.
Dilansir dari Otomotif, hambatan perjalanan ini disebabkan oleh rekonstruksi rigid yang memakan sebagian lajur jalan. Berdasarkan laporan resmi PT Jasamarga melalui akun media sosialnya, titik kepadatan utama berada di KM 25+100 hingga KM 24+975 arah Jakarta.
Pekerjaan teknis tersebut berdampak pada penyempitan ruang gerak kendaraan di lapangan. Aktivitas perbaikan difokuskan pada area lajur bawah dan tengah jalan tol.
"Pekerjaan perbaikan jalan dilakukan pada lajur 1, lajur 2, serta bahu luar. Artinya, penyempitan terjadi dari sisi kiri hingga ke tengah jalan," tulis keterangan resmi Jasamarga, Selasa (21/4/2026).
Selain proyek di Gunung Putri, Jasamarga juga telah menjadwalkan pemeliharaan infrastruktur di titik lain mulai 20 hingga 23 April 2026. Area kerja tersebut berlokasi di kawasan Cimanggis, tepatnya pada KM 18+900 sampai KM 18+700 arah Jakarta.
Pengerjaan di wilayah Cimanggis menerapkan skema yang sama dengan menutup lajur 1, lajur 2, dan bahu luar. Kondisi ini secara otomatis mereduksi kapasitas jalan yang tersedia bagi pengguna kendaraan menuju ibu kota.
Pihak pengelola jalan tol mengimbau para pengendara untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas yang berjaga di lokasi proyek. Disarankan bagi masyarakat untuk memeriksa kondisi lalu lintas terkini atau menggunakan jalur alternatif guna menghindari penumpukan kendaraan di titik pekerjaan jalan.