Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan tengah mempercepat perbaikan jalan amblas di kawasan Lenteng Agung. Targetnya, pengerjaan pada bagian utama jalan tersebut akan rampung pada Senin (1/6) mendatang.
Langkah ini diambil guna mengurai kemacetan panjang yang terjadi akibat kerusakan infrastruktur tersebut. Dengan selesainya bagian induk, diharapkan arus kendaraan dari Jakarta menuju Depok dapat kembali normal.
Fokus Perbaikan Area Utama
Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Selatan, Santo, menjelaskan bahwa prioritas saat ini adalah memperbaiki ruas jalan selebar 8,5 meter yang amblas sejak Kamis (28/5). Pihaknya berkomitmen mengejar target pengerjaan dalam waktu tiga hari.
Santo menegaskan bahwa keberhasilan perbaikan tahap awal ini sangat krusial bagi kelancaran lalu lintas. Jika bagian induk selesai tepat waktu, hambatan di jalur utama tersebut dipastikan akan hilang.
Meskipun jalur utama ditargetkan selesai pekan depan, proses penyempurnaan secara menyeluruh masih membutuhkan waktu tambahan. Estimasi waktu yang dibutuhkan hingga area benar-benar bersih adalah sekitar dua minggu.
Pekerjaan lanjutan tersebut mencakup perbaikan sistem drainase, lubang di bahu jalan, hingga penataan kembali tiang internet di lokasi. Hal ini dilakukan agar tidak ada potensi kerusakan serupa di masa mendatang.
Proses Teknis dan Anggaran
Pemerintah telah merancang langkah-langkah teknis untuk mempercepat pemulihan jalan:
- Pemasangan 4 unit box culvert sepanjang 4 meter telah dilakukan sejak Jumat (29/5) malam sebagai fondasi bawah jalan.
- Penambahan 10 unit box culvert susulan dijadwalkan terpasang pada Sabtu (30/5) malam untuk memperkuat struktur.
- Tahap pengerasan jalan akan dilakukan segera setelah seluruh kotak beton (box culvert) tertanam dengan sempurna.
- Alokasi total anggaran yang disiapkan untuk seluruh rangkaian perbaikan ini mencapai Rp 380 juta.
Pemasangan material beton ini menjadi bagian paling vital dalam menopang beban kendaraan yang melintas setiap harinya. Seluruh biaya tersebut mencakup perbaikan total yang diperkirakan memakan waktu selama dua pekan.
Tantangan Volume Kendaraan
Dalam proses pengerjaannya, tim di lapangan menghadapi kendala yang cukup berat terkait kondisi arus lalu lintas. Lokasi amblas merupakan jalur utama yang sangat padat karena menghubungkan Jakarta dengan wilayah Depok.
Santo mengungkapkan bahwa volume kendaraan yang tinggi menghambat ruang gerak para pekerja di lokasi. Proses perbaikan diakui bisa berjalan lebih cepat jika akses jalan dapat ditutup secara total dari kendaraan.
Namun, mengingat statusnya sebagai jalur vital, penutupan total sulit dilakukan sehingga pengerjaan harus menyesuaikan dengan kondisi lalu lintas yang ada. Petugas tetap berupaya maksimal agar target penyelesaian tidak bergeser dari rencana awal.