Polisi Bongkar Penyekapan Remaja dan Produksi Narkotika di Ancol

Polisi Bongkar Penyekapan Remaja dan Produksi Narkotika di Ancol
Foto: Ilustrasi Polisi Bongkar Penyekapan Remaja dan Produksi Narkotika di Ancol.

Seorang remaja berusia 17 tahun berhasil diselamatkan dari penyekapan oleh warga negara asing berinisial CH (50) di sebuah apartemen di kawasan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, pada Kamis (30/4/2026). Pengungkapan kasus ini berawal saat korban menghubungi tukang ojek langganannya untuk meminta bantuan evakuasi.

Aksi penyelamatan tersebut bermula ketika korban memanfaatkan kelengahan terduga pelaku yang sedang menerima panggilan telepon. Dilansir dari Megapolitan, korban ditemukan dalam kondisi sadar di dalam kamar apartemen saat tim penyelamat datang menjemputnya.

Putri C Utami, kuasa hukum korban dari tim Hotman 911, menjelaskan bahwa CH diduga memiliki niat untuk melakukan tindakan asusila terhadap remaja tersebut. Rencana jahat itu terganggu karena telepon genggam milik CH berbunyi secara terus-menerus.

"Waktu si terlapor ini kan mencoba, istilahnya untuk berperilaku jahat lah kepada si anak korban ini, ada telepon dari HP-nya pokoknya dering terus. Akhirnya si terlapor ini mengangkat," kata Putri saat ditemui Kompas.com pada Kamis (30/4/2026).

Situasi tersebut memberikan celah bagi korban untuk segera mengirimkan pesan darurat kepada orang-orang yang ia kenal. Ia secara khusus meminta pertolongan kepada tukang ojek yang biasa mengantarnya untuk naik ke unit apartemen tersebut.

"Entah gimana akhirnya si ojek ini dimintain tolong bisa ke atas gitu dengan membawa orang-orang yang dia bawa," kata dia.

Setibanya di lokasi, warga dan tukang ojek tersebut langsung membawa korban keluar dari tempat penyekapan. Putri menegaskan bahwa saat itu kliennya langsung diamankan dan segera meninggalkan area kamar tersebut.

"Posisinya lagi di kamar. Langsung dari situ langsung dia keluarlah, diselamatin sama mereka yang datang," ujar Putri.

Setelah berhasil keluar, korban segera menjalani proses visum dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Pendampingan psikologis juga diberikan mengingat kondisi korban yang masih mengalami guncangan mental akibat insiden tersebut.

"Iya, jadi diupayakan semuanya (proses pendampingan) karena dia masih kaget dengan semua situasi ini gitu. Dan dia juga masih belum paham nih proses di kepolisian tuh kayak gimana," kata Putri.

Dalam penggeledahan di lokasi penyekapan, petugas menemukan 312 catridge berisi zat etomidate, cairan dalam botol, hingga alat produksi sederhana. Temuan ini memperluas penyelidikan pihak kepolisian ke arah tindak pidana penyalahgunaan zat terlarang.

"Pengungkapan ini tidak hanya terkait dugaan penyekapan, namun juga mengarah pada penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis baru dalam bentuk cartridge vape yang mengandung etomidate," Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budhi Hermanto dalam keterangan tertulis, Senin (27/4/2026).

Artikel terkait

Rekomendasi