Kementerian Pekerjaan Umum memulai penutupan total Jalan Gombel Lama di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Senin (20/4/2026) untuk pengerjaan rekonstruksi jalan. Langkah ini dilakukan guna memperbaiki ruas sepanjang 1,27 kilometer yang dinilai rawan longsor selama periode tujuh bulan ke depan.
Dilansir dari Kompas, arus lalu lintas dari arah bawah menuju Semarang atas dialihkan menuju Jalan Gombel Baru atau Jalan Setiabudi. Penutupan akses ini bertujuan mendukung kelancaran proses konstruksi sekaligus menjamin keselamatan para pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.
Menteri PU Dody Hanggodo menekankan pentingnya keandalan infrastruktur jalan untuk menunjang aktivitas warga. Menurut penjelasannya, konektivitas yang stabil pada jembatan dan jalan merupakan komponen vital bagi pembangunan daerah.
"Konektivitas jalan dan jembatan merupakan urat nadi kehidupan masyarakat dan perekonomian daerah," jelas Dody, dikutip dari rilis, Minggu (19/4/2026).
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DIY Moch Iqbal Tamher menjelaskan bahwa proyek ini berfokus pada dua titik rawan longsor. Kondisi geologi di wilayah Gombel yang labil menjadi alasan utama diperlukannya perkuatan struktur perkerasan jalan secara menyeluruh.
"Pada titik longsoran akan dilakukan pembongkaran hingga struktur dasar, kemudian diperkuat menggunakan bore pile dengan kedalaman hingga 28 meter serta mini pile pada badan jalan," lanjut Iqbal.
Pihak pelaksana akan menggunakan dua lapis aspal untuk perbaikan perkerasan, yakni AC-BC setebal 6 cm dan AC-WC setebal 4 cm. Meskipun ada perbaikan besar, lebar jalan dipastikan tetap pada ukuran 10,5 meter demi menjaga kapasitas kendaraan saat proyek selesai nanti.
Koordinasi terkait pengalihan arus telah dilakukan bersama Satlantas Polrestabes Semarang. Kendaraan berat kini diarahkan untuk melewati jalan tol ruas BanyumanikÔÇôJatingaleh guna menghindari penumpukan kendaraan di jalur alternatif selama masa konstruksi berlangsung.
"Kami akan mengoptimalkan pelaksanaan agar pekerjaan dapat selesai lebih cepat dari target. Dukungan dari masyarakat sangat diharapkan agar pekerjaan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan," tutur Iqbal.