Penumpang Whoosh Melonjak 15 Persen Saat Libur Panjang 2026, Jadi Pilihan Utama Wisatawan

Penumpang Whoosh Melonjak 15 Persen Saat Libur Panjang 2026, Jadi Pilihan Utama Wisatawan
Foto: Penumpang Whoosh Melonjak 15 Persen Saat Libur Panjang 2026, Jadi Pilihan Utama Wisatawan. (Illustration by Pexels)

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) melaporkan adanya kenaikan signifikan pada jumlah penumpang Kereta Cepat Whoosh selama masa libur panjang atau long weekend. Peningkatan ini bertepatan dengan momen peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada akhir Mei 2026.

Hingga Sabtu (30/5/2026) pagi, tercatat sekitar 12 ribu tiket Whoosh telah terjual kepada masyarakat yang ingin menikmati masa liburan. Angka ini menunjukkan pertumbuhan volume penumpang sekitar 15 persen jika dibandingkan dengan hari-hari biasa.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta cepat masih sangat tinggi. Pihaknya memperkirakan total penumpang bisa menyentuh angka 20 ribu orang pada akhir hari Sabtu tersebut.

Berdasarkan data operasional, tingkat keterisian kursi atau okupansi untuk keberangkatan dari Stasiun Halim terpantau sangat padat. Terutama untuk jadwal keberangkatan antara pukul 07.00 WIB hingga 12.00 WIB, di mana okupansi sudah menembus angka lebih dari 80 persen.

Eva menjelaskan bahwa mayoritas penumpang memilih layanan Whoosh untuk melakukan perjalanan liburan dari arah Jakarta menuju Bandung. Kecepatan dan kenyamanan menjadi faktor utama yang membuat masyarakat memilih moda transportasi modern ini saat periode libur nasional.

Fasilitas Penunjang Keamanan dan Kenyamanan Penumpang

Kenaikan mobilitas penumpang selama periode libur panjang ini terus didukung oleh berbagai fasilitas modern yang tersedia di stasiun maupun di dalam gerbong kereta. Salah satu fasilitas yang sangat krusial bagi penumpang adalah ketersediaan titik pengisian daya listrik atau stop kontak.

KCIC memastikan bahwa setiap penumpang dapat dengan mudah mengisi daya perangkat elektronik mereka untuk mendukung kelancaran komunikasi dan produktivitas selama perjalanan. Fasilitas ini sengaja disediakan di area ruang tunggu stasiun serta di setiap rangkaian kereta Whoosh.

Rincian mengenai penggunaan fasilitas listrik di kereta cepat Whoosh:

  • Penumpang diperbolehkan mengisi daya ponsel, laptop, tablet, hingga power bank pribadi.
  • Dilarang keras menggunakan terminal listrik tambahan atau colokan bercabang di dalam kereta.
  • Dilarang menggunakan perangkat elektronik dengan daya listrik yang terlalu besar.
  • Dilarang menggunakan perangkat listrik yang telah dimodifikasi secara ilegal.
  • Penumpang wajib mengawasi perangkat elektronik masing-masing saat pengisian daya berlangsung.

Aturan mengenai penggunaan fasilitas listrik ini dibuat semata-mata untuk menjaga sistem kelistrikan kereta tetap stabil dan aman. Penggunaan terminal tambahan atau alat berdaya besar berisiko mengganggu operasional kereta serta kenyamanan penumpang lainnya di dalam gerbong.

Imbauan KCIC Terkait Keselamatan Perjalanan

Pihak manajemen KCIC terus mengingatkan agar seluruh pengguna jasa Whoosh menggunakan fasilitas publik ini secara bijak dan penuh tanggung jawab. Kesadaran untuk tidak meninggalkan gawai tanpa pengawasan saat diisi daya juga menjadi poin penting yang ditekankan.

Eva Chairunisa menegaskan bahwa kenyamanan bersama adalah prioritas utama, sehingga setiap penumpang diharapkan saling menghormati selama berada di area stasiun maupun kereta. Penggunaan stop kontak harus tetap dalam batas wajar sesuai peruntukan perangkat elektronik pribadi yang standar.

Data dan fakta operasional Whoosh selama libur panjang:

Kategori Data Keterangan Statistik
Persentase Kenaikan Penumpang Meningkat sekitar 15 persen
Tiket Terjual (Sabtu pagi) Sekitar 12.000 tiket
Prediksi Penumpang Harian Mencapai 20.000 orang
Okupansi Stasiun Halim Lebih dari 80 persen (Jam Sibuk)
Rute Paling Diminati Jakarta menuju Bandung

Tabel di atas merangkum bagaimana performa operasional Kereta Cepat Whoosh dalam melayani lonjakan penumpang pada akhir Mei 2026. Data tersebut mencerminkan kepercayaan publik yang semakin besar terhadap efisiensi waktu yang ditawarkan oleh layanan kereta cepat pertama di Asia Tenggara ini.

Selain fokus pada pengaturan volume penumpang, KCIC juga terus memastikan kualitas layanan tetap terjaga melalui berbagai promo menarik. Sebagai contoh, pada ajang KAI Expo sebelumnya, KCIC sempat memberikan potongan harga tiket hingga 25 persen untuk menarik minat lebih banyak masyarakat.

Upaya-upaya tersebut diharapkan dapat terus meningkatkan ekosistem transportasi berkelanjutan di Indonesia, khususnya di koridor Jakarta-Bandung. Ke depannya, Kereta Cepat Whoosh diproyeksikan akan terus menjadi pilihan utama masyarakat dalam menghadapi periode libur panjang nasional lainnya.

Artikel terkait

Rekomendasi