Rupiah Terperosok Lawan Dolar Singapura, Money Changer Jual Rp14.000 di 2026

Rupiah Terperosok Lawan Dolar Singapura, Money Changer Jual Rp14.000 di 2026
Foto: Rupiah Terperosok Lawan Dolar Singapura, Money Changer Jual Rp14.000 di 2026. (Illustration by Pexels)

Nilai tukar rupiah terus menunjukkan tren pelemahan yang signifikan terhadap mata uang asing. Tidak hanya tertekan oleh dolar Amerika Serikat, posisi rupiah juga semakin merosot di hadapan dolar Singapura.

Kondisi ini terlihat di sejumlah jasa penukaran uang atau money changer di Jakarta. Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa penyedia jasa mulai mematok harga jual dolar Singapura hingga menembus angka Rp14.000.

Dolar Singapura Tembus Rekor Baru

Pelemahan rupiah terhadap dolar Singapura kali ini tercatat sebagai salah satu yang terburuk dalam sejarah. Di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, harga jual mata uang Negeri Singa tersebut bahkan sudah melampaui level psikologis.

Alex, salah satu staf money changer di kawasan tersebut, mengungkapkan bahwa harga beli saat ini berada di Rp13.910. Sementara itu, untuk harga jual sudah menyentuh angka Rp14.010 per dolar Singapura.

Meski harganya terus meroket, Alex menyebutkan bahwa antusiasme masyarakat untuk menukar uang belum mengalami lonjakan. Ia menduga banyak orang masih memantau situasi pasar sebelum memutuskan untuk melakukan transaksi.

Senada dengan Alex, petugas di money changer Valutama bernama Sarni menyatakan hal serupa. Ia mengonfirmasi kenaikan harga ini namun mencatat aktivitas penukaran masih tergolong normal hingga saat ini.

Dampak Terhadap Sektor Pariwisata dan Investasi

Kenaikan kurs dolar Singapura biasanya berdampak langsung pada masyarakat yang berencana berlibur ke luar negeri. Hal ini dikarenakan Singapura merupakan salah satu destinasi utama warga Indonesia saat musim liburan sekolah.

Para pengelola money changer belum bisa memastikan apakah mahalnya nilai tukar akan menurunkan minat wisata. Namun, kenaikan harga yang cukup tajam diprediksi akan memberikan pengaruh pada anggaran para pelancong.

Di sisi lain, dolar Singapura tetap menjadi primadona bagi mereka yang ingin mengamankan aset atau berinvestasi. Mata uang ini dikenal sebagai salah satu yang paling stabil dan aman (safe haven) di kawasan Asia Tenggara.

Daftar perbandingan harga dolar Singapura di beberapa lokasi money changer Jakarta:

  • Money Changer Jatinegara (Jakarta Timur): Menetapkan harga beli Rp13.910 per SGD dan harga jual sebesar Rp14.010 per SGD.
  • Money Changer Ayu Masagung (Kwitang): Menawarkan harga beli Rp13.950 per SGD dengan harga jual mencapai Rp14.025 per SGD.
  • Money Changer Valutama (Kwitang): Mematok harga beli di angka Rp13.850 per SGD dan harga jual Rp13.900 per SGD.

Informasi harga di atas merupakan gambaran kondisi pasar fisik yang bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti fluktuasi nilai tukar global. Selisih harga antar lokasi dipengaruhi oleh kebijakan masing-masing penyedia jasa.

Analisis Pelemahan Rupiah Secara Tahunan

Secara keseluruhan, mata uang Garuda tercatat melemah sekitar 0,52% hingga menyentuh level Rp14.000 per dolar Singapura. Tekanan terhadap rupiah ini sebenarnya sudah mulai terlihat secara bertahap sejak periode sebelumnya.

Sebagai perbandingan, pada akhir tahun 2025 yang lalu, nilai tukar masih berada di kisaran Rp12.957 per dolar Singapura. Jika dihitung sepanjang tahun berjalan, rupiah telah mengalami depresiasi sekitar 7,97% terhadap mata uang tetangga tersebut.

Ringkasan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Singapura:

Periode Waktu Nilai Tukar (IDR/SGD) Keterangan
Akhir Tahun 2025 Rp12.957,64 Posisi penutupan tahun lalu.
Mei 2026 Rp14.000,00 Rekor pelemahan terdalam.
Persentase Penurunan 7,97% Akumulasi pelemahan tahun berjalan (YTD).

Data tersebut menunjukkan betapa kuatnya posisi dolar Singapura di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ketangguhan mata uang ini menjadikannya salah satu aset yang paling diincar oleh investor di pasar Asia.

Artikel terkait

Rekomendasi