PT Autochem Industry Ungkap Pentingnya Pendinginan Optimal Mesin Kendaraan Listrik

PT Autochem Industry Ungkap Pentingnya Pendinginan Optimal Mesin Kendaraan Listrik
Foto: Ilustrasi PT Autochem Industry Ungkap Pentingnya Pendinginan Optimal Mesin Kendaraan Listrik.

Suhu operasional yang ideal menjadi faktor krusial dalam menjaga performa maksimal kendaraan elektrifikasi, baik tipe listrik murni maupun hybrid. Hal tersebut disampaikan oleh Henry Sada selaku President Director PT Autochem Industry sebagaimana dilansir dari Suara pada Jumat, 8 Mei 2026.

Kebutuhan sistem pendingin berbasis air dengan spesifikasi khusus kini semakin meningkat seiring populernya kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. Menurut Henry, radiator coolant dengan teknologi terbaru sangat diperlukan jika sistem pendinginan udara sudah tidak lagi mencukupi kebutuhan mesin.

"Pada prinsipnya, semua komponen di kendaraan memerlukan suhu kerja ideal, tak terkecuali pada mobil listrik dan mobil hybrid. Jika pendinginan udara sudah tidak lagi mencukupi, maka diperlukan pendinginan berbasis air dengan radiator yang lebih mumpuni. Radiator coolant yang digunakan memiliki spesifikasi khusus dengan teknologi terbaru, seperti yang dimiliki oleh MASTER Radiator Coolant Gold. Radiator coolant ini memiliki semua kemampuan yang dibutuhkan oleh kendaraan elektrifikasi supaya dapat beroperasi normal di berbagai kondisi berkendara," tutur Henry Sada.

Meskipun memiliki perbedaan sumber tenaga, mobil hybrid dan mobil listrik murni sama-sama memiliki komponen sensitif suhu. Komponen seperti baterai tegangan tinggi, inverter, dan motor listrik sangat rentan mengalami panas berlebih saat dioperasikan secara intensif.

Baterai kendaraan listrik misalnya, memerlukan stabilitas suhu pada rentang 20 hingga 40 derajat celcius. Penjagaan suhu pada batas ini bertujuan agar proses pengisian daya tetap efisien serta memperpanjang usia pakai sel baterai tersebut.

Sebagai solusi, MASTER Radiator Coolant Gold 50/50 hadir dengan pemanfaatan Organic Acid Technology atau OAT. Teknologi ini diklaim ramah lingkungan dan mampu mencegah munculnya kerak yang berisiko memicu korosi pada sistem radiator.

Cairan pendingin ini dirancang untuk menghadapi iklim tropis ekstrem di Indonesia dengan titik didih mencapai 129 derajat celcius. Kemampuan tersebut sangat penting untuk menjaga kestabilan suhu komponen elektrifikasi di tengah kemacetan kota besar yang padat.

"Kandungan aditif MASTER Radiator Coolant Gold telah disesuaikan supaya memiliki kemampuan transfer heat yang cepat dan maksimal, serta titik didih yang tinggi. Sehingga, suhu mesin tetap stabil di berbagai kondisi berkendara, termasuk memastikan karat tidak menyerang radiator dengan teknologi anti korosi yang organik. Radiator coolant ini juga cocok untuk mobil listrik dan mobil hybrid karena kemampuannya dalam menjaga suhu kerja komponen elektrifikasi dalam skenario berkendara stop and go di perkotaan dan iklim tropis ekstrem yang panas dan lembap," kata Henry Sada.

Artikel terkait

Rekomendasi