Persaingan pasar SUV 7-seater dengan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) semakin memanas. Kehadiran Wuling Eksion PHEV menjadi penantang serius bagi Chery Tiggo 8 CSH yang telah lebih dahulu mengaspal.
Kedua kendaraan ini menawarkan berbagai keunggulan mulai dari fitur canggih hingga efisiensi tinggi. Dilansir dari Otomotif, berikut adalah perbandingan performa teknis antara kedua model tersebut berdasarkan data di atas kertas.
Wuling Eksion PHEV mengandalkan dapur pacu mesin bensin 1.500 cc Naturally Aspirated (NA). Unit mesin ini tercatat mampu menghasilkan tenaga sebesar 105 tk dengan torsi puncak mencapai 130 Nm.
Spesifikasi mesin pembakaran internal pada Eksion ini serupa dengan yang digunakan oleh Wuling Darion PHEV di segmen MPV. Untuk mendukung performanya, tersemat motor listrik bertenaga 195 Tk dan torsi 230 Nm.
Tenaga dari kombinasi mesin dan motor listrik tersebut kemudian diteruskan ke roda penggerak melalui sistem Dedicated Hybrid Transmission (DHT). Hal ini memberikan karakteristik berkendara yang khas bagi lini elektrifikasi Wuling.
Berbeda dengan rivalnya, Chery Tiggo 8 CSH dibekali mesin bensin 1.500 cc yang sudah didukung perangkat turbocharged. Dukungan turbo ini secara signifikan meningkatkan output tenaga yang dihasilkan.
Berdasarkan data teknis, mesin tersebut sanggup memproduksi tenaga hingga 204 Ps atau setara 201 Tk serta torsi 215 Nm. Angka ini menunjukkan performa mesin konvensional Tiggo 8 CSH lebih besar daripada Eksion PHEV.
Sektor motor listrik pada Tiggo 8 CSH juga menunjukkan keunggulan dengan daya mencapai 150 kW atau setara 203 Tk. Torsi yang dihasilkan motor listriknya pun cukup besar, yakni berada di angka 310 Nm.
Perbandingan spesifikasi teknis kedua SUV PHEV ini dapat dilihat pada tabel di bawah ini sebagai referensi bagi calon konsumen yang mengutamakan performa di atas kertas.
| Komponen Performa | Wuling Eksion PHEV | Chery Tiggo 8 CSH |
|---|---|---|
| Kapasitas Mesin | 1.500 cc (NA) | 1.500 cc (Turbo) |
| Tenaga Mesin Bensin | 105 tk | 201 Tk |
| Torsi Mesin Bensin | 130 Nm | 215 Nm |
| Tenaga Motor Listrik | 195 Tk | 203 Tk |
| Torsi Motor Listrik | 230 Nm | 310 Nm |
Efisiensi Jarak Tempuh dan Mode Berkendara
Mengenai efisiensi, Wuling Eksion PHEV diklaim memiliki jarak tempuh hingga 125 kilometer saat beroperasi dalam mode EV murni menurut pengujian CLTC. Baterai bekerja penuh tanpa bantuan mesin bensin dalam mode ini.
Apabila menggunakan mode kombinasi antara mesin bensin dan baterai, daya jelajah Eksion PHEV dilaporkan dapat menembus lebih dari 1.000 km. Kapasitas ini memberikan fleksibilitas tinggi untuk perjalanan jarak jauh.
Di sisi lain, Chery Tiggo 8 CSH menawarkan jarak tempuh mode listrik murni sejauh 90 km. Meski lebih rendah di mode EV, efisiensi total pada mode kombinasi diklaim mampu mencapai lebih dari 1.300 km.
Masing-masing model membawa keunggulan tersendiri dari sisi desain, teknologi, hingga efisiensi operasional. Perbedaan spesifikasi yang cukup signifikan ini dipastikan menjadi poin pertimbangan utama bagi masyarakat sebelum menentukan pilihan.