Polisi Jaga Ketat Menara Hayam Wuruk Usai Penggerebekan Judi Online

Polisi Jaga Ketat Menara Hayam Wuruk Usai Penggerebekan Judi Online
Foto: Ilustrasi Polisi Jaga Ketat Menara Hayam Wuruk Usai Penggerebekan Judi Online.

Sejumlah personel Brimob Polda Metro Jaya masih melakukan penjagaan ketat di Menara Hayam Wuruk, Jakarta Barat, pada Senin (11/5/2026) siang menyusul pengungkapan praktik judi online internasional. Langkah pengamanan ini diambil setelah pihak kepolisian melakukan penindakan besar-besaran di lokasi perkantoran tersebut dua hari sebelumnya.

Situasi di sekitar gedung yang berdekatan dengan proyek pembangunan MRT tersebut terpantau tetap beroperasi normal meski dijaga aparat. Berdasarkan laporan dari Megapolitan, para petugas kepolisian tampak bersiaga di area pintu masuk dan selasar menuju minimarket untuk memantau aktivitas keluar masuk pegawai.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa pengerahan personel tersebut bertujuan untuk memastikan stabilitas keamanan di lokasi pasca-penangkapan ratusan tersangka.

"Benar, saat ini masih terdapat personel Brimob Polda Metro Jaya yang melaksanakan penjagaan di kawasan Apartemen Hayam Wuruk," kata Budi.

Penjagaan pada awal pekan ini dilaporkan tidak seketat saat proses penggerebekan berlangsung. Pasukan yang dipimpin oleh Ipda Hamdan tersebut tetap bersiaga namun terpantau tidak membawa senjata api dalam menjalankan tugas pemantauan di lapangan.

"Kehadiran personel di lokasi bertujuan untuk memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban," ujar Budi.

Satu pleton yang terdiri dari 30 personel Brimob disiagakan untuk jangka waktu yang bersifat fleksibel. Keputusan penarikan pasukan nantinya akan didasarkan pada evaluasi perkembangan kondisi keamanan di kawasan Hayam Wuruk.

Operasi penindakan yang dilakukan Bareskrim Polri pada Sabtu (9/5/2026) berhasil mengamankan 321 orang yang diduga kuat terlibat dalam jaringan operasional judi lintas negara. Mayoritas dari mereka merupakan warga negara asing (WNA) yang telah menetap di sekitar lokasi kejadian.

Daftar Kewarganegaraan Tersangka yang Diamankan
Asal NegaraJumlah Orang
Vietnam228
China57
Myanmar13
Laos11
Thailand5
Malaysia3
Kamboja3

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, aktivitas ilegal ini telah berjalan selama kurang lebih dua bulan sebelum akhirnya terdeteksi. Para WNA tersebut memanfaatkan gedung perkantoran dan apartemen di wilayah Hayam Wuruk sebagai pusat kendali operasional judi online mereka.

Artikel terkait

Rekomendasi